Berita Terpopuler
BERITA MADURA TERPOPULER: Maling Sapi Dipergoki Korbannya hingga Penangkapan Muncikari Pamekasan
Berita menarik seputar wilayah Madura terangkum dalam Berita Madura terpopuler edisi Kamis 25 Maret 2021 hari ini.
Editor: Ayu Mufidah KS
TRIBUNMADURA.COM - TribunMadura.com merangkum sejumlah berita menarik seputar wilayah Madura dari Kabupaten Sumenep, Pamekasan, Sampang, hingga Bangkalan.
Berita menarik seputar wilayah Madura terangkum dalam Berita Madura terpopuler edisi Kamis 25 Maret 2021 hari ini.
Ada tiga Berita Madura terpopuler edisi hari ini, seperti pengungkapan kasus pencurian sapi di Kabupaten Sumenep.
Menariknya, maling sapi itu tertangkap oleh korbannya sendiri.
Selanjutnya, warga Kabupaten Pamekasan dikejutkan dengan pengungkapan bisnis lendir prostitusi.
Bisnis prostitusi di Kabupaten Pamekasan ternyata dijalankan oleh seorang pemilik warung kopi Pasar 17 Agustus.
1. Maling Sapi Dipergoki Korbannya
Baca juga: Hendak Pasang Antena TV, Dua Warga Pamekasan Tersetrum Listrik, Kakinya Melepuh, Kondisinya Lemah
Baca juga: Jalan Dukuh Kupang Surabaya Ditutup, Warga Keluhkan Penutupan, Ingatkan Massa HMI Lekas Pulang
Baca juga: Cerita Pahit Suami Bu Kades, Diusir dari Rumah Karena Bongkar Skandal Perzinahan Istri: Chat Mesra
Dua warga Kecamatan Arjasa, Pulau Kangean, Kabupaten Sumenep, bernama Misnawi (44) dan Hamid (58) ditangkap polisi, Selasa (23/3/2021)
Keduanya ditangkap karena diduga mencuri sapi di kebun milik warga Sahari (45) asal Desa Angkatan, Kecamatan Arjasa.
Kasubbag Humas Polres Sumenep, AKP Widiarti Sutioningtyas mengungkapkan kronologi penangkapan maling sapi tersebut.
Kejadian bermula saat korban seperti biasa pergi ke kebun miliknya untuk memberi pakan sapi peliharaannya, Jumat (19/3/2021) sore.
Sesampainya di kebun, korban kaget mengetahui sapinya hilang di tempat.
Sapi korban yang berjumlah 3 ekor itu hanya menyisakan dua ekor saja.
Mengetahui peliharaannya hilang, ia berusaha mencari di sekitar kebun miliknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/muncikari-s-saat-diinterogasi-polisi.jpg)