Breaking News:

Berita Sampang

Disegel selama Tiga Pekan, RM Masakan Padang di Jalan Rajawali Sampang Kembali Dibuka, Ini Alasannya

RM Masakan Padang di Kabupaten Sampang disegel secara paksa karena pemilik enggan menggunakan alat Penghitung Transaksi Elektronik (PDT).

TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Anggota Satpol PP Sampang saat membuka bukti penyegelan di pagar RM Masakan Padang di Jalan Rajawali Kecamatan/Kabupaten Sampang, Madura, Senin (31/3/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Rumah Makan (RM) Masakan Padang di Jalan Rajawali Kabupaten Sampang, Madura, kembali dibuka, Rabu (31/3/2021).

Sebelumnya, RM Masakan Padang disegel secara paksa oleh Pemkab Sampang pada 10 Maret 2021.

Pembukaan segel RM Masakan Padang dilakukan setelah pemilik mulai kooperatif menggunakan alat Penghitung Transaksi Elektronik (PDT).

Baca juga: Mayat Wanita di Penginapan Pantai Ngliyep Malang Ditemukan Kondisi Mata Terbuka, Ini Kronologinya

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER: Masa Lalu Pria Sumenep Bersimbah Darah hingga Pelajar Tenggelam di Sungai

Pemilik RM Masakan Padang sebelumnya enggan menggunakannya.

Padahal alat penghitung tersebut wajib digunakan oleh pemilik tempat usaha agar pemerintah lebih mudah dalam memonitor pajak penghasilannya.

Hal itu sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 8 tahun 2020, tentang pendaftaran, pelaporan, pembayaran dan pengawasan pajak daerah melalui sistem elektronik.

Kepala Bidang (Kabid) Pendapatan BPKAD Sampang, Chairijah mengatakan, setelah dilakukan penyegelan terhadap RM Masakan Padang, pihaknya melakukan pemanggilan terhadap pemilik.

Pemanggilan dilakukan sebanyak tiga kali di mulai sejak RM disegel untuk secepatnya pemilik tempat usaha itu menggunakan PDT.

Namun, pemilik tetap tidak menggunakannya malah meminta keringanan agar RM Masakan Padang dibuka tanpa menggunakan alat PDT.

"Alasan keringanan itu diminta karena tidak ada yang bisa menggunakan alat PDT tapi ketentuan itu wajib dijalankan, sebelumnya juga dilakukan sosialisasi atau pendampingan," ujarnya.

Baca juga: Tips Makeup saat Wajah Berjerawat, Pastikan Pilih Kosmetik dengan Bahan-Bahan Berikut

Baca juga: Ada TV, Kulkas, hingga Kompor Gas, Pemohon SIM di Polres Trenggalek Dapat Hadiah, Ini Caranya

"Kemudian saat pemanggilan tadi pagi, pemilik mau menggunakan alat PDT sehingga kami buka kembali," imbuh dia.

Lebih lanjut, dengan sebuah sanksi yang sudah diberikan sebelumnya, pihaknya percaya kepada pemilik RM Masakan Padang kedepannya akan disiplin pajak.

Sehingga, dirinya harapkan kepada semua pemilik usaha lainnya agar taat pajak, salah satunya menggunakan alat PDT.

"Pemilik rumah makan sudah berjanji tidak akan melanggar lagi seperti sebelumnya yang tidak ingin menggunakan alat PDT,” pungkasnya.

Penulis: Hanggara Pratama
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved