Berita Trenggalek
Ada TV, Kulkas, hingga Kompor Gas, Pemohon SIM di Polres Trenggalek Dapat Hadiah, Ini Caranya
Lima orang pemohon SIM) di Polres Trenggalek mendapatkan hadiah TV, kulkas, hingga kompor gas.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM, TRENGGALEK – Sebanyak lima orang pemohon Surat Izin Mengemudi ( SIM) di Polres Trenggalek mendapatkan hadiah yang diundi di Kantor Pelayanan SIM Polres Trenggalek, Rabu (31/3/2021).
Hadiah yang mereka terima masing-masing berupa televisi 42 inchi, kulkas 1 pintu, dispenser, kompor gas, dan kipas angin.
Pemberian hadiah undian itu merupakan puncak dari program Satlantas Polres Trenggalek bernama Simbah Mantap.
Baca juga: Tangkal Paham Radikalisme, Forpimda Pegantenan Pamekasan Gelar Sosialisasi dan Edukasi ke Masyarakat
Baca juga: BREAKING NEWS - Mayat Wanita Ditemukan di Pintu Kamar Penginapan Pantai Ngliyep Malang
Nama Simbah dalam program itu merupakan akronim dari SIM mudah dan mendapat hadiah.
Sementara Mantap adalah slogan Polres Trenggalek.
Setelah kertas undian didapat, polisi menghubungi para penerima hadiah lewat panggilan telepon.
Hadiah bagi para pemenang langsung diantar ke alamat masing-masing oleh para anggota Satlantas.
Joko Rustanto, warga Kecamatan Trenggalek penerima hadiah kulkas 1 pintu, mengaku senang mendapat hadiah dari pengurusan SIM itu.
“Saya sampaikan terima kasih,” kata Joko, saat dihubungi lewat panggilan telepon oleh polisi.
Pun demikian dengan Tumadi, warga Kecamatan Munjungan yang mendapat hadiah kipas angin.
Rumadi juga senang mendapat hadiah dadakan itu.
Baca juga: Mayat Wanita di Penginapan Pantai Ngliyep Malang Ditemukan Kondisi Mata Terbuka, Ini Kronologinya
Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER: Masa Lalu Pria Sumenep Bersimbah Darah hingga Pelajar Tenggelam di Sungai
Tumadi memasukkan kupon ke dalam kotak undian saat ia mengurus perpanjangan SIM beberapa waktu lalu.
Kapolres Trenggalek AKBP Doni Satria Sembiring mengatakan, pemberian hadiah dalam program Simbah Mantap bertujuan untuk mendorong warga mengurus SIM secara tertib dan disiplin.
“Kita juga ingin menghilangkan kesan bahwa mengurus SIM itu susah," kata Doni.
Padahal kalau mereka mau disiplin, mengikuti tahapan demi tahapan, semua akan terlalui,” sambung dia.