Berita Sumenep

Pemkab Sumenep Tak Sediakan Pasar Takjil pada Bulan Ramadan Tahun ini, Disperindag Beber Alasannya

Pemkab Sumenep tidak menyediakan pasar takjil saat bulan puasa Ramadan di Kabupaten Sumenep, Madura.

Penulis: Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
ilustrasi pasar takjil Ramadan 

Reporter : Ali Hafidz Syahbana | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Tidak ada pasar takjil yang biasa disediakan pada bulan Ramadan di Kabupaten Sumenep, Madura.

Kepala Disperindag Sumenep, Agus Dwi Saputra membenarkan, Pemkab Sumenep tidak menyediakan pasar takjil saat bulan puasa.

Agus Dwi Saputra mengatakan, aktivitas pasar takjil pada bulan Ramadan tahun ini sudah tidak dianggarkan lagi.

Baca juga: Lokasi Bazar Takjil Tak Disediakan Pemkab Sampang pada Ramadan Tahun Ini, Berikut Pertimbangannya

Baca juga: Bermuatan Ikan Beku, Truk Box Tronton Terguling di Pantura Tuban, Sopir Ngantuk saat Berkendara

Baca juga: Pelaku Penganiayaan Pria Sumenep yang Bersimbah Darah di Lahan Kosong Hingga Kini Belum Terungkap

"Tidak ada anggarannya, itu memang sejak tahun 2020," kata Agus Dwi Saputra saat dihubungi TribunMadura.com, Rabu (7/4/2021).

Semua kegiatan tahun ini, kata Agus Dwi Saputra, harus ada wadah perencanaannya.

Kata dia, semua harus dimulai tahun 2020 untuk tahun 2021.

"Memang tidak dianggarkan, tidak moro-moro ada," kata dia.

"Apalagi saat ini memang ketat di tengah Covid-19," tuturnya.

Seluruh Kecamatan di Sumenep Masuk Zona Hijau

Peta Sebaran Covid-19 Sumenep 6 April 2021
Peta Sebaran Covid-19 Sumenep 6 April 2021 (Instagram/kominfosumenep)

Seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep, Madura, sudah masuk zona hijau.

Dari 27 kecamatan di Kabupaten Sumenep, sudah tidak ada kasus Covid-19 di wilayah setempat.

Di Kabupaten Sumenep, jumlah total terkonfirmasi positif Covid-19 mencapai 1.722 kasus hingga Selasa (6/4/2021).

Jumlah total kasus Covid-19 di Kabupaten Sumenep tersebut tidak berubah sejak sebulan terakhir, yakni sejak pada tanggal 7 Maret 2021 lalu.

Data ini diupdate setiap hari sesuai peta sebaran Covid-19 se- Kabupaten Sumenep yang diposting di Instagram resmi Dinas Komunikasi Kabupaten Sumenep.

Baca juga: Aksi Keji Pembunuhan Siswa SMP Sidoarjo Karena HP, Leher Dililit Sarung, Mayatnya Dibuang ke Parit

Baca juga: Barang Ilegal Ditemukan Dalam Blok Hunian Napi Rutan Ponorogo, Ada Sajam dari Sendok yang Diasah

Rinciannya, jumlah pasien Covid-19 yang meninggal dunia hari ini sebanyak 108 orang.

Data ini tidak pernah berubah sejak sebulan sebelumnya.

Jumlah terkonfirmasi selesai isolasi sebanyak 1.614 orang dan juga tidak berubah dari sebelumnya.

Untuk kasus suspek Covid-19 di Kabupaten Sumenep sebanyak 72 orang dan tetap bertahan dari sebelumnya.

Untuk saat ini sudah tidak ada lagi warga yang dirawat atau menjalani isolasi, baik di rumah sakit maupun mandiri dari virus Covid-19 tersebut.

Humas Satgas Covid-19 Kabupaten Sumenep, Ferdiansyah Tetrajaya membenarkan seluruh kecamatan di Kabupaten Sumenep dinyatakan masuk zona hijau.

"Berdasar data, sudah tidak ada lagi penambahan terkonfirmasi positif Covid-19, terhitung sejak tanggal 7 Maret-6 April 2021," ucap dia.

"Oleh sebab itu, untuk pertama kalinya di seluruh kecamatan Sumenep dinyatakan masuk zona hijau," kata Ferdiansyah Tetrajaya.

Kepala Diskiminfo Sumenep menuturkan, kondisi ini merupakan wujud dari kedisiplinan Masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan dan diikuti dengan pelaksanaan vaksinasi covid-19.

"Ini merupakan rahmat dari Allah SWT menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, diharapkan pada seluruh masyarakat agar tidak lengah menjalankan protokol kesehatan dan lindungi diri dengan Vaksin Covid-19," katanya.

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved