Breaking News:

Demo Pedagang Pasar Legi Ponorogo

Unjuk Rasa Pedagang Pasar Legi Ponorogo, Massa Tuding Pembagian Lapak sudah Diperjualbelikan

Para pedagang Pasar Legi Ponorogo merasa jika pembagian lapak di Pasar Legi belum tuntas.

TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI
Aksi demo pedagang di depan Pasar Legi Ponorogo, Rabu (7/4/2021). 

Reporter: Sofyan Arif Candra Sakti | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Aksi unjuk rasa yang dilakukan sejumlah pedagang Pasar Legi Ponorogo dilakukan karena diduga tidak adanya keadilan yang dirasakan demonstran.

Para pedagang Pasar Legi Ponorogo merasa jika pembagian lapak di Pasar Legi belum tuntas.

Baca juga: BREAKING NEWS - Pedagang Pasar Legi Ponorogo Gelar Unjuk Rasa di Depan Pendopo Pemkab Ponorogo

Baca juga: Pelaku Penganiayaan Pria Sumenep yang Bersimbah Darah di Lahan Kosong Hingga Kini Belum Terungkap

Baca juga: Bermuatan Ikan Beku, Truk Box Tronton Terguling di Pantura Tuban, Sopir Ngantuk saat Berkendara

"Usut Mafia penjualan lapak sampai tuntas, lapak kita banyak yang diperjualbelikan," kata orator, Rabu (7/4/2021).

"Pasar Legi dibangun menggunakan APBN. Dari rakyat oleh rakyat untuk rakyat," lanjutnya.

Sebelumnya, para demonstran berkumpul di Pasar Lanang di Jalan Urip Sumoharjo.

Mereka lalu menyebrang ke Pasar Legi sambil membentangkan atribut bertuliskan berbagai tuntutan.

Mulai dari 'Ringkus Mafia Lapak' lalu 'Adili Para Tikus Lapak', 'Tutupo Wae, Pasar Tak Urusane Dewe'.

Setelah menyampaikan aspirasi di Pasar Legi Ponorogo, para pedagang bergerak ke Pendopo Pemkab Ponorogo, di Jalan Alun-alun Utara.

Baca juga: Aksi Keji Pembunuhan Siswa SMP Sidoarjo Karena HP, Leher Dililit Sarung, Mayatnya Dibuang ke Parit

Baca juga: Monumen Pesawat Jalan Soekarno Hatta Kota Malang Dipasang Iklan Rokok, Satpol PP Cek Izin Pemasangan

Pedagang Pasar Legi Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (7/4/2021).
Pedagang Pasar Legi Ponorogo menggelar aksi unjuk rasa, Rabu (7/4/2021). (TRIBUNMADURA.COM/SOFYAN CANDRA ARIF SAKTI)

Sama saat di Pasar Legi, pedagang juga menuntut Pemkab Ponorogo menyelesaikan pembagian lapak dengan adil dan transparan.

Seperti diketahui Pasar Legi telah diresmikan pada 9 Februari 2021 lalu.

Pasar yang berlokasi di Kelurahan Banyudono tersebut dibangun dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 133 miliar.

Pasar Legi diproyeksikan mampu menampung 3 ribu pedagang, dengan rincian kios 1400 unit, lalu los 1000 unit, dan unit serbaguna dengan daya tampung lebih kurang 500 pedagang.

Penulis: Sofyan Candra Arif Sakti
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved