Breaking News:

SNMPTN 2021

Tak Ada Lampiran Hasil Rapid Test, Peserta UTBK SBMPTN 2021 Unej Wajib Sertakan Surat ini dari RT RW

Peserta UTBK SBMPTN 2021 Universitas Jember wajib melampirkan surat keterangan dari RT dan RW yang menyatakan kondisi status daerah.

TRIBUNMADURA.COM/SRI WAHYUNIK
Petugas memeriksa suhu tubuh peserta UTBK SBMPTN 2021 hari pertama di Universitas Jember, Senin (12/4/2021) 

TRIBUNMADURA.COM, JEMBER - Universitas Jember tidak mewajibkan para peserta UTBK SBMPTN 2021 melampirkan hasil pemeriksaan rapid test.

Hanya saja, peserta UTBK SBMPTN 2021 wajib melampirkan surat keterangan dari RT dan RW yang menyatakan kondisi status daerahnya, apakah masuk zona merah, zona kuning, atau zona hijau.

“Sesuai hasil pertemuan kami dengan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pemkab Jember dan Pemkab Bondowoso, maka peserta cukup membawa surat keterangan dari RT dan RW yang menyatakan kondisi status daerahnya, apakah masuk zona merah, kuning atau hijau,” kata Ketua Pusat UTBK Universitas Jember, Prof Slamin, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Tak Ada Sesi Tes Cadangan, Peserta Tidak Hadir Tes UTBK SBMPTN 2021 Sesuai Jadwal Dianggap Gugur

Baca juga: Ancaman Kapolda Jatim Jika Ada Anggotanya yang Terlibat Kasus Narkoba: Tindak Tegas Pemecatan

Baca juga: Maksimalkan PPKM Mikro, Kapolsek Galis Pamekasan Gelar Rapat Koordinasi Bersama Satgas Cegah Covid

Prof Slamin menuturkan, meski tidak ada keterangan negatif Covid-19, pihaknya menggelar UTBK SBMPTN 2021 dengan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

Dia menyebut, semua peserta UTBK SBMPTN 2021 di kampus Universitas Jember wajib mematuhi dan melaksanakan protokol kesehatan yang sudah ditetapkan oleh pemerintah.

Protokol kesehatan yang wajib dilakukan antara lain selalu memakai masker, menjaga jarak dan menjauhi keramaian selain selalu membawa perlindungan pribadi menghadapi Covid-19.

Slamin menyebut, seluruh aturan bagi peserta UTBK itu sudah disampaikan kepada calon peserta melalui laman resmi Unej, juga media sosial Unej.

Pria yang juga Wakil Rektor I Bidang Akademik Kemahasiswaan dan Alumni itu menambahkan, peserta UTBK sebaiknya menjaga benar kesehatannya selain giat belajar.

Pasalnya jika saat pemeriksaan kesehatan di pintu masuk kampus ternyata dalam kondisi sakit atau suhu tubuhnya melebihi 37,3 celcius maka akan ditolak masuk oleh panitia.

Baca juga: Pelaksanaan Salat Tarawih di Masjid Agungi Malang, Ada Pembatasan Jumlah Jemaah hingga Aturan Shaf

“Mohon peserta hadir di lokasi UTBK satu jam sebelum jam ujian mulai agar memudahkan panitia dalam melaksanakan tahapan pemeriksaan kesehatan peserta yang menjadi bagian dari protokol kesehatan,” tegasnya.

Pada UTBK SBMPTN di Kampus Universitas Jember tahun 2021, terdapat 14.071 peserta yang akan mengikuti UTBK.

Para peserta ini akan menjalani UTBK di Kampus Tegalboto, Jember dan Kampus Bondowoso.

Mereka terbagi dalam dua gelombang ujian, yakni gelombang pertama pada 12 hingga 18 April 2021. Artinya, pelaksanaan hari pertama UTBK digelar, Senin (12/4/2021).

Sementara untuk gelombang kedua pada 26 April sampai dengan 2 Mei 2021.

Dalam satu hari ujian, terbagi dalam dua sesi UTBK, yakni sesi pagi dan siang.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved