Breaking News:

Berita Gresik

Oknum PNS di Gresik Diduga Terima Dana Rp 250 Juta dari Penerimaan CPNS, Ngaku Nyicil Uang Korbannya

PNS di lingkungan Kecamatan Duduksampeyan Kabupaten Gresik diduga meraup untung Rp 250 juta menjadi oknum calo penerimaan CPNS.

Penulis: Willy Abraham | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Kompas.com/Vitalis Yogi Trisna
ilustrasi - dugaan kasus penipuan penerimaan CPNS yang dilakukan oknum PNS di lingkungan Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik 

TRIBUNMADURA.COM, GRESIK – Seorang PNS di lingkungan Kecamatan Duduksampeyan, Kabupaten Gresik, diduga menjadi oknum calo penerimaan CPNS.

Total ada tiga korban yang mengaku pernah menyetor uang puluhan hingga ratusan juta kepada pelaku.

Namun, para korban tak kunjung menjadi abdi negara setelah dua tahun.

Para korban berinisial KI, ID, dan K mengaku menjadi korban penipuan oleh oknum PNS di Kecamatan Duduksampeyan itu.

Baca juga: PPKM Mikro di Kabupaten Bangkalan Madura Berbuah Manis, Kawasan Berstatus Zona Hijau Bertambah

Baca juga: Rekrutmen CPNS 2021 Pemprov Jatim Dibuka Mei, Tak Buka CPNS Formasi Guru, Formasi PPPK Dominasi

Baca juga: Istri Menjerit usai Dengar Suara Kayu Jatuh, Temukan Suaminya Tewas Tergantung di Belakang Rumah

Mereka mengaku telah menyetorkan uang dengan jumlah bervariasi, mulai dari Rp 40 juta sampai Rp 100 juta kepada oknum tersebut.

Salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya menyebut, jumlah korban lebih dari itu.

Kebanyakan korban lain takut untuk buka suara bahkan melapor ke pihak yang berwajib.

Korban berinisial KI membenarkan telah menyetorkan uang kepada oknum tersebut.

Pada tahun 2019, dia dijanjikan akan diangkat menjadi PNS satu tahun kemudian.

Uang tabungan sebagai modal usaha pun langsung disetorkan kepada oknum tersebut.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved