Breaking News:

Berita Bangkalan

DPMPTSP Bangkalan Berikan Pemahaman ke Pelaku Usaha Soal Pentingnya Kelengkapan Dokumen

Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangkalan tiada henti memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha terkait

TRIBUNMADURA.COM/AHMAD FAISOL
Kepala Bidang Informasi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana bersama perwakilan Perum Surya Land dalam kegiataan rutin pengawasan, pemeriksaan, dan pembinaan perizinan berusaha, Senin (19/4/2021) 

Reporter: Ahmad Faisol | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Bangkalan tiada henti memberikan pemahaman kepada para pelaku usaha terkait pentingnya kelengkapan dokumen-dokumen perizinana berusaha.

Sejak Februari 2021 hingga pertengahan April 2021, Bidang Informasi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Bangkalan telah melakukan pemantauan, pengawasan, pemeriksaan, dan pembinaan perizinan berusaha terhadap puluhan pelaku usaha.

Kepala Bidang Informasi dan Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal DPMPTSP Kabupaten Bangkalan, Jemmi Tria Sukmana mengungkapkan, pihaknya menargetkan sebanyak 60 pelaku usaha Non Izin Usaha Mikro Kecil (IUMK) dan 170 pelaku usaha IUMK di tahun 2021.

Baca juga: Ngakunya Puasa, Pasangan Bukan Suami Istri Berzina di Kamar Kos, Akui Sudah Lakukan Berulang Kali

Baca juga: CEK Harga HP Samsung Terbaru Bulan April 2021, dari Galaxy A52 hingga Galaxy A72 di Sini!

Baca juga: Tata Cara dan Niat Mandi Wajib saat Berhadas Besar, Ini Penjelasan Waktu Mandi Junub saat Ramadan

“Hingga triwulan pertama, Februari-Maret, kami telah mencapai sejumlah 60-an pelaku usaha atau sekitar 25 persen dari target. Kami optimis pad akhir tahun, pengawasan, pemeriksaan, dan pembinaan terikat perizinan berusaha kepada para pelaku usaha bisa mencapai 150 persen,” ungkap Jemmi kepada Surya, Selasa (20/4/2021).

Ia menjelaskan, kewajiban pemenuhan komitmen perizinan berusaha hanya diperuntukkan bagi para pelaku usaha Non IUMK atau nilai investasi menengah besar. Dari 60 Non IUMK yang ditargetkan, pihaknya telah melakukan pengawasan, pemeriksaan, dan pembinaan terhadap 20 para pelaku usaha kategori Non-IUMK selama kurun waktu dua bulan.

“Harapan kami di akhir tahun mampu mencapai 90-100 pelaku usaha Non IUMK atau menembus angka 150 persen dari yang ditargetkan,” jelasnya.

Kali ini, dua pelaku usaha sektor Non IUMK; Perum Surya Land di Kampung Pedeng, Desa/Kecamatan Socah dan Perum PT Nusantara Land di Desa/Kecamatan Labang menjadi sasarana Jemmi bersama timnya, Senin (19/4/2021).

Termasuk tiga pelaku usaha sektor IUMK meliputi Istana Boneka di Desa/Kecamatan Socah, Toko Aka Jaya di Kecamatan Kamal, dan Toko Anfu di Desa Nyorondung, Kecamatan Tragah.

“Kegiatan rutin kami hari ini menyasar lima sasaran, belum ada temuan, landai-landai saja. Hanya ada komitmen-komitmen pada dua Non IUMK (perumahan) yang belum terpenuhi. Tetapi sudah masuk proses di MPP (Mall Pelayanan Publik,” papar Jemmi.

Halaman
12
Penulis: Ahmad Faisol
Editor: Aqwamit Torik
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved