Breaking News:

Berita Bojonegoro

Tiga Titik Penyekatan di Bojonegoro Mulai Perbatasan Cepu hingga Gondang, Cegah Mudik Lebaran 2021

Ada tiga titik penyekatan larangan Mudik Lebaran 2021 di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

TRIBUNMADURA.COM/M SUDARSONO
Rakor larangan mudik Lebaran 2021 Polres Bojonegoro, Selasa (20/4/2021). 

Reporter: Mochamad Sudarsono | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, BOJONEGORO - Polres Bojonegoro menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) larangan Mudik Lebaran 2021.

Rapat Koordinasi  yang melibatkan instansi terkait itu digelar di gedung AP I Rawi Polres Bojonegoro pada Selasa (20/4/2021).

Kapolres Bojonegoro, AKBP Eva Guna Pandia mengatakan, pemerintah resmi melarang masyarakat Mudik Lebaran 2021 guna menekan penularan Covid-19.

Baca juga: Ada Penyekatan di Jawa Timur Cegah Mudik Lebaran 2021, Pemudik yang Nekat akan Diminta Putar Balik

Baca juga: Ada Penyekatan di Perbatasan Kabupaten Malang Cegah Arus Mudik, Mulai Lawang hingga Ampelgading

Baca juga: Satu Pelaku Pembunuhan Tokoh Masyarakat Madura Ditangkap Polisi, Dua Tersangka Lainnya Masih Buron

Larang Mudik Lebaran  2021 berlaku mulai 6 - 17 Mei 2021 mendatang.

 AKBP Eva Guna Pandia menuturkan, polisi mendukung sepenuhnya dengan melaksanakan rapat koordinasi untuk menyamakan persepsi, dalam cara bertindak saat dilakukan penyekatan nanti.

"Kita mendukung sepenuhnya atas kebijakan pemerintah, kita akan lakukan penyekatan," ujarnya saat rakor.

Perwira menengah itu menjelaskan, agar yang hadir pada rakor ikut melaksanakan sosialisasi dan imbauan untuk disampaikan kepada masyarakat terkait adanya larangan mudik Lebaran 2021.

Ia menyatakan, ada tiga titik penyekatan larangan Mudik Lebaran 2021 di wilayah Kabupaten Bojonegoro.

Baca juga: Sejumlah Titik di Perbatasan Kabupaten Nganjuk Bakal Disekat, Cegah Arus Mudik Lebaran 2021

Pertama wilayah Padangan perbatasan dengan Cepu, Kabupaten Blora, Jawa Tengah.

Kedua, wilayah Margomulyo perbatasan dengan Kabupaten Ngawi.

Ketiga, wilayah Gondang perbatasan dengan Kabupaten Nganjuk.

"Di Bojonegoro ada tiga titik penyekatan, tujuannya dapat meminimalisir penyebaran covid-19. Jangan ada klaster baru lagi di Bojonegoro," pungkasnya.

Kegiatan rakor tersebut, dihadiri perwakilan dari Kodim 0813/Bojonegoro, Dinas Kesehatan, Sat Pol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga Kabupaten Bojonegoro, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bojonegoro, PD. Pasar, PT. Kereta Api Indonesia, dan Satuan Pelayanan Terminal Type A Rajekwesi Bojonegoro.(nok)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved