Berita Nganjuk
Kasus Baru Terus Bertambah, Satgas Covid-19 di Nganjuk Serukan Protokol Kesehatan Ketat 3M Plus
Tren kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Nganjuk masih terus bertambah. Satgas Covid-19 serukan protokol kesehatan 3M Plus.
Penulis: Ahmad Amru Muiz | Editor: Elma Gloria Stevani
Reporter: Ahmad Amru Muiz | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, NGANJUK - Tren kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Nganjuk masih terus bertambah.
Untuk itu, Direktur Utama RSUD Nganjuk sekaligus Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Nganjuk, Achmad Noeroel Cholis mengajak semua pihak untuk melindungi 'segitiga' wajah dan disiplin protokol kesehatan yang dikenal dengan gerakan 3M plus.
Terlebih pada saat perayaan Hari Raya Idul Fitri mendatang, terjadinya potensi kembali naiknya jumlah kasus positif Covid-19 serius menjadi perhatian sekarang ini.
Baca juga: Kecelakaan Karambol Libatkan Tiga Truk di Pintu Jembatan Sembayat Gresik, Jalur Pantura Macet Total
Baca juga: Chord Gitar dan Lirik Lagu Karena Kamu Cuma Satu Naif, Denganmu Aku Bahagia, Kunci Mulai C
Baca juga: Inspirasi Camilan Buka Puasa Mudah dan Praktis, Potato Cheese Stick Bisa Jadi Pilihan Menu Ramadan
Baca juga: Peruntungan 12 Shio Jumat 23 April 2021: Macan dan Kelinci, Perlu Kerja Keras Agar Mencapai Sukses
Achmad Noeroel Cholis mengatakan, berkaca dari selalu bertambahnya kasus Covid-19, sekarang ini dikhawatirkan ada kecenderungan masyarakat mulai abai terhadap protokol kesehatan (prokes).
Langkah yang bisa dilakukan yakni upaya preventif atau pencegahan dengan vaksinasi maupun penerapan protokol kesehatan karena obat untuk Covid-19 belum ada.
“Menjaga jarak atau physical distancing, mencuci tangan menggunakan sabun dan air mengalir, serta menghindari kerumunan,” kata Achmad Noeroel Cholis, kemarin.
Pihaknya berharap, dikatakan Achmad Noeroel Cholis, penerapan disiplin prokes tersebut berjalan di berbagai lini.
Mulai kantor, industri, tempat pelayanan public dan sarana umum lainnya. Serta ada operasi prokes berkala dengan memberi sanksi bagi yang melanggarnya.
"Seperti bagi warga yang tidak bermasker di tempat umum, atau yang berkerumun," ucap Achmad Noeroel Cholis.
Selanjutnya, menurut Achmad Noeroel Cholis, bagi pasien terkonfirmasi Covid-19 agar tidak melakukan isolasi mandiri di rumah.
Upaya tersebut dimaksudkan agar anggota keluarga lain tidak ikut tertular, dan juga terkonfirmasi positif.
"Dan untuk menghindari klaster keluarga, maka pasien tanpa gejala dan gejala ringan silakan isolasi di RS darurat COVID-19 Mpu Sindok. Untuk yang gejala berat silakan isolasi di rumah sakit," tandas Achmad Noeroel Cholis yang menambahkan jumlah kasus positif covid-19 di Kabupaten Nganjuk kini telah mencapai 3.606 kasus..
Sementara Wakil Bupati Nganjuk, H Marhaen Djumadi mengatakan, pihaknya mengimbau kepada penerima vaksin agar tetap mematuhi protokol kesehatan (prokes) dengan ketat meskipun telah mendapat vaksin Covid-19.
Karena vaksin merupakan salah satu upaya untuk mencegah terpapar Covid-19 dan karena hingga kini obat Covid-19 belum ada.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/tim-satgas-covid-19-dari-polsek-patianrowo-menggelar-operasi-yustisi-di-nganjuk.jpg)