Reporter: Rifky Edgar | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang lebaran menjadi perhatian serius Pemerintah Kota Malang untuk mencegah penyebaran Covid-19.
Banyak masyarakat yang kini memanfaatkan waktunya untuk berbelanja kebutuhan lebaran. Hal ini terlihat dari ramainya sejumlah tempat perbelanjaan di Kota Malang.
Melihat kondisi tersebut, Pemkot Malang pun tak ingin kasus Covid-19 meningkat pada saat lebaran nanti.
Oleh karenanya, Wali Kota Malang, Sutiaji dalam waktu dekat ini bakal menggelar rapat koordinasi bersama PHRI dan stakeholder terkait guna membahas tentang protokol kesehatan.
"Sekarang kan mudik gak boleh tapi wisata boleh. Jadi saya minta OPD terkait agar melakukan penguatan di mal, kafe, restoran dan hotel agar tidak lengah," ucapnya Sutiaji.
Apa yang disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Malang itu setelah dirinya mengikuti rapat koordinasi berkaitan dengan protokol kesehatan bersama seluruh Kementerian Republik Indonesia secara online.
Dalam rakor yang digelar secara tertutup tersebut, Sutiaji mengatakan, bahwa saat ini ada peningkatan kasus Covid-19 di enam negara, yakni India, Inggris, Prancis, Brazil, Meksiko dan Singapura.
Oleh sebab itu, Pemerintah pusat mendorong setiap daerah agar melakukan antisipasi sejak dini agar tidak terjadi lonjakan kasus Covid-19 di Indonesia.
"Nanti setelah stakeholder kami kumpulkan, kami akan kuatkan kembali protokol kesehatan. Karena sekarang fungsi dari tempat cuci tangan sudah tidak maksimal. Disiplin juga mulai kendor. Itu nanti poin yang harus kami kuatkan," ucapnya.
Selanjutnya, Sutiaji juga mengingatkan masyarakat yang telah menerima vaksin agar tidak lalai dalam menerapkan protokol kesehatan.
Karena sudah ada beberapa kali kasus orang yang sudah divaksin, namun terkonfirmasi positif Covid-19.
"Kuncinya itu kalau sudah divaksin jangan lengah. Disiplin protokol kesehatan harus dijalankan. Karena sekarang ada mutasi baru yang penyebaran cepat," tandasnya.