Berita Jawa Timur

Bus AKDP Tak Beroperasi Mulai 6 - 17 Mei 2021, Ada Sanksi Tegas Jika Kedapatan Terima Penumpang

Semua bus antar kota dalam provinsi (AKDP) di Jawa Timur dilarang beroperasi seiring adanya larangan Mudik Lebaran 2021.

TRIBUNJATIM.COM/KUKUH KURNIAWAN
Suasana Kedatangan Bus di Terminal Purabaya, Selasa (01/01/2019). 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Tidak ada bus antarkota di Jawa Timur yang beroperasi pada 6 - 17 Mei 2021.

Semua bus antar kota dalam provinsi (AKDP) di Jawa Timur dilarang beroperasi seiring adanya larangan Mudik Lebaran 2021 pada periode tersebut. 

Bahkan setelah periode itu, akan dilakukan pengetatan perjalanan darat dengan transportasi umum darat mulai 18 - 24 Mei 2021 mendatang .

"Ada surat resminya. Kami harus patuh atas larangan tersebut," kata Bos PO Bagong, Hari Susilo, Senin (3/5/2021).

Dishub Jatim saat ini sudah resmi mengeluarkan edaran kepada seluruh perusahaan otobus.

Dalam surat edaran itu berisi larangan bus antarkota di Jawa Timur untuk beroperasi.

Baca juga: 4 Titik Penyekatan di Kabupaten Lamongan, Perbatasan Mojokerto, Gresik hingga Lamongan Dijaga Ketat

Surat itu sebenarnya sudah ditandatangani pada 27 April 2021.

Selain bus dilarang beroperasi, semua perusahaan transportasi itu diminta menjaga prokes, menjaga sarana prasarana transpotasi, dan memastikan semua kru dan karyawan sehat di tengah pandemi.

Dalam surat itu, Nyono menyebut, khusus untuk bus dalam kota atau kawasan perkotaan Surabaya dan sekitarnya, masih boleh beroperasi. 

Kawasan itu di antaranya, Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Bangkalan, Mojokerto, dan Lamongan (Gerbang Kertosusila).

Jika ketahuan mengoperasikan armada mereka, maka akan ada sanksi tegas. (Faiq) 

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved