Breaking News:

Berita Lumajang

Dua Saudara Sepupu di Lumajang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Keduanya Sempat Adu Duel

Dua orang pria ditemukan tewas di jalan Dusun Bakah, Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang.

SURYA/Tony Hermawan
Aparat kepolisian saat mengindentifikasi jasad Ari dan Asmin di RSUD dr Haryoto, Minggu dini hari (2/5/2021). 

Reporter: Tony Hermawan I Editor: Pipin Tri Anjani

TRIBUNMADURA.COM, LUMAJANG - Kasus kriminal hingga merenggang nyawa lagi-lagi kembali terjadi di kawasan Lumajang utara.

Tepatnya pada Sabtu malam (2/5) dua orang pria ditemukan tewas di jalan Dusun Bakah, Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang.

Diketahui kedua mayat itu adalah Asmin (35) dan Ari (36). Keduanya adalah sauadara yang masing-masing merupakan warga Dusun Lumpang, Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso.

Saat ditemukan, leher Asmin terluka diduga akibat sabetan senjata tajam. Sedangkan motor Vario milik korban tergeletak di sebelah mayatnya.

Baca juga: Terjerat Cinta Pacar, Pria di Ponorogo Nekat Jadi Pencuri Spesialis LPG 3 kilogram

Baca juga: Polres Pamekasan Gelar Rapat Koordinasi dengan Forkopimda, Persiapan Operasi Ketupat Semeru 2021

Sedangkan jasad Ari ditemukan sekitar 10 meter dari jasad Asmin. Ari tewas dengan leher terluka dan mengeluarkan darah.

Penemuan ini tentu saja membuat geger warga. Kepolisian setempat pun langsung mendatangi lokasi dan kasus tersebut pun langsung ditangani Satreskrim Polres Lumajang.

Dua mayat itu pun langsung dilarikan ke RSUD dr Haryoto untuk dilakukan otopsi guna memastikan penyebab kematian.

Meski telah dilakukan otopsi, Kasat Reskrim Polres Lumajang AKP Fajar Bangkit Sutomo mengatakan belum bisa menjelaskan secara pasti penyebab kematian kedua korban. Pasalnya hingga sekarang hasil otopsi belum keluar.

Baca juga: Pejalan Kaki Ditabrak Pikap saat Menyeberang, Diduga Pengemudi Lengah saat Kejadian, Simak Kronologi

Baca juga: Wajah Baru Jabat Kursi Direktur Utama RSUD Sampang, Merupakan Mantan Dirut Rumah Sakit PHC Surabaya

"Kalau hasil otopsi belum keluar," katanya.

Sedangkan dari hasil olah TKP, Fajar menduga sebelum keduanya ditemukan tewas sempat terlibat saling adu fisik. Sebab di masing-masing jasad korban ditemukan celurit yang semuanya terdapat bekas darah segar.

"Terus dilihat dari luka semuanya ada sabitan celurit di leher, perut sebelah kiri, dan motor korban juga tidak hilang," ujarnya.

Meski demikian, menurut Fajar, sebenarnya dugaan itu masih belum terlalu kuat. Sebab dari hasil introgasi masing-masing keluarga korban, sehari-hari Ari dan Asmin saling berhubungan baik.

"Kalau dari keterangan saksi memang mereka sering keluar bareng tapi pihak keluarga gak ada yang tahu apakah antara keduanya pernah punya masalah atau tidak," pungkasnya.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: Pipin Tri Anjani
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved