Breaking News:

Idul Fitri 2021

Larangan Mudik Idul Fitri 2021, ASN yang Nekat Mudik Bakal Ditindak Tim Pemantau, ada Ancaman Sanksi

Tim pemantau tersebut terdiri dari unsur Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Inspektorat Jatim, Dinas Perhubungan Jatim dan Satpol PP Jatim.

Penulis: Yusron Naufal Putra
Editor: Aqwamit Torik
TRIBUNMADURA.COM/FATIMATUZ ZAHROH
Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa saat diwawancara TribunMadura.com di Grahadi, Jumat (23/4/2021). 

Reporter : Yusron Naufal Putra | Editor: Aqwamit Torik

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Larangan mudik bagi ASN pada Idul Fitri 2021 diterapkan secara tegas.

Bahkan, Pemprov Jawa Timur telah siapkan tim pemantau ASN di setiap titik penyekatan.

Hal ini dilakukan selama masa larangan mudik pada Idul Fitri 2021.

Untuk itu, Pemprov telah menyiapkan tim pemantau ASN di setiap titik penyekatan. 

Tim pemantau tersebut terdiri dari unsur Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jatim, Inspektorat Jatim, Dinas Perhubungan Jatim dan Satpol PP Jatim.

Jika ada yang nekat, sudah disiapkan sanksi disiplin tingkat sedang hingga berat. 

Baca juga: Hari Pertama Larangan Mudik Lebaran 2021, 16 Kendaraan Diputar Balik di Exit Tol Madyopuro

"Secara umum masyarakat telah dilarang untuk melakukan mudik lebaran. Dan bagi ASN ini larangan merupakan penegasan karena ada sanksi yang menyertainya jika dilanggar.

Mohon kita bisa sama-sama legowo mematuhi larangan mudik ini,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Kamis (6/5/2021).

Larangan ASN mudik tersebut tercantum dalam Surat Edaran (SE) Gubernur Jatim No. 800/2230/204.3/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian Keluar Daerah, Mudik dan Cuti bagi ASN Pemprov Jatim selama masa pandemi Covid-19.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved