Breaking News:

Berita Pamekasan

Pasar 17 Agustus Pamekasan Terbakar, 8 Lapak Pedagang Ludes Terbakar, Penyebab Masih Diselidiki

Sedikitnya delapan lapak dan sebuah toko di dalam Pasar 17 Agustus Kabupaten Pamekasan.

TRIBUNMADURA.COM/MUCHSIN
Kebakaran Pasar 17 Agustus, Kabupaten Pamekasan, Sabtu (7/5/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN – Sedikitnya delapan lapak dan sebuah toko di dalam Pasar 17 Agustus Jalan Pintu Gerbang, Kecamatan Kota, Kabupaten Pamekasan, ludes dilalap api, Sabtu (7/5/2021).

Belum diketahui penyebab pasti kebakaran yang menimpa delapan lapak, yang terletak di sisi barat dalam Pasar 17 Agustus tersebut.

Aparat Polres Pamekasan yang menangani kasus kebakaran Pasar 17 Agustus ini masih melakukan penyelidikan dan meminta ketarangan sejumlah warga.

Menurut sumber di lokasi kejadian, kebakaran terjadi saat segala aktifitas jual beli di Pasar 17 Agustus tidak berlangsung.

Sebab kala itu, seluruh lapak, kios, maupun toko tutup. Hanya ada satu dua orang yang lalu lalang di dalam pasar.

Baca juga: Kandang Ternak Warga Sumenep ini Terbakar, Pemilik Merugi 2 Kali Karena Sepasang Sapinya Alami Luka

Kemudian dari dari salah satu lapak itu mengepulkan asap dan kobaran api yang membumbung tinggi.

Warga yang melihat api berlalu dan berteriak ke pinggir jalan raya untuk memberitahu dan minta pertolongan.

Namun, karena lapak yang terbakar itu sebagian besar dari bambu dan bahan yang mudah terbakar, dalam waktu sekejab api menjalar ke samping kanan kiri lapak membuat api makin membesar

Berselang tidak berapa lama, sejumlah petugas dari Polres Pamekasan, Kodim 0826, petugas pasar, personil Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan dan warga datang untuk memberikan bantuan.

Untuk menjinakkan kobaran api itu, mereka mengerahkan satu unit mobil pemadam kebakaran (Damkar), dua mobil tangki BPBD, dan dua armada pemadaman. Sekitar 1,5 kemudian api baru berhasil dijinakkan.

Koordinator Tim Reaksi Cepat BPBD Pamekasan, Budi Cahyono mengatakan, untuk memastikan api benar-benar sudah padam dan tidak mungkin lagi muncul percikan, memerlukan waktu selama 1,5 jam/

“Masalah penyebab kebaran, kami belum tahu. Tugas kami hanya berusaha memadamkan kebakaran ini," kata dia.

"Untuk lebih jelasnya penyebab kebakaran ini, baiknya silakan tanya kepada aparat kepolisian. Kami tidak memiliki wewenang untuk menjelaskannya,” ujar Budi Cahyono.(sin/muchsin)

Penulis: Muchsin Rasjid
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved