Berita Magetan

Terjerat Utang Bank Titil, Pasutri Magetan Bobol 3 Warung dalam Semalam, Tak Sadar Ada yang Menginap

Sepasang suami istri di Kabupaten Magetan membobol tiga warung dalam waktu semalam untuk mencuri tabung gas elpiji.

TRIBUNMADURA.COM/DONI PRASETYO
Pelaku pembobolan warung di Kabupaten Magetan, Minggu (9/5/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, MAGETAN - Sepasang suami istri warga Desa Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan, membobol tiga warung.

Pasangan suami istri itu mencuri tabung gas tiga kilogram di tiga warung dalam semalam saja,

Aksi nekat pasutri itu dilakukan setelah keduanya terjerat utang bank titil (rentenir yang diizinkan Pemerintah).

Kedua pelaku, Joko Riyanto (41) dan Wiwiet Hariya Tanti (24) dipergoki setelah kejadian yang ketiga kalinya di warung Sukomoro, milik Supangat di jalan tembus Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan.

"Saat membongkar warung Pak Supangat, korban ketiga, kedua tersangka, tidak tahu kalau Supangat tidur di dalam warung,"Kapolsek Plaosan, AKP Muhammad Munir Palevi kepada Surya ( grup TribunMadura.com ), Minggu (9/5/2021).

Karena terpergok, lanjut AKP Munir, tersangka sempat mengancam dengan senjata kepada korbannya.

Baca juga: Barang-Barang Dagangan Berserakan, Pemilik Kaget Tokonya Dibobol Maling, Merugi sampai Rp 175 Juta

Namun, korban melawan dan tersangka dibekuk bersama istrinya.

"Tersangka lupa, senjata yang digunakan menodong korban. Begitu juga korban, tidak melihat senjata tersangka, karena waktu itu kondisi gelap,"ungkap Munir.

Dijelaskan AKP Munir, mereka ke TKP yang jaraknya dari rumahnya sekitar 20 kilometer, dengan mengendarai motor matic warna hitam.

"Sebelum menyasar warung Supangat, lebih dulu membobol warung milik Juno dan Samijan (kamituwa Singolangu) Kecamatan Plaosan. Pasutri ini tertangkap ke korban yang ketiga itu," jelas dia.

Menurut AKP Munir, pasutri ini diduga terlibat kasus pencurian tabung gas tiga kilogram di beberapa tempat atau warung lainnya.

Pasutri ini sudah pernah tertangkap dalam kasus pencurian tabung gas tiga kilogram.

Baca juga: Lagi Direnovasi, Rumah Dua Lantai di Surabaya ini Jadi Sasaran Pembobolan Maling, TV 43 Inch Raib

"Mereka ini diduga pelaku atau spesialis pencurian tabung gas 3 kilogram di beberapa tempat, makanya kasus ini masih kita kembangkan,"katanya.

Pelaku pria, kata AKP Munir, agak terganggu pengelihatannya, sehingga yang mencari rumah atau warung yang bakal disasar adalah istrinya.

Sang suami bertugas sebagai orang yang membobol atau merusak pintu warung yang akan dimasuki.

"Pasutri ini nekad menjadi spesialis pencurian tabung gas ini karena mengaku terjerat utang dengan rentenir keliling atau biasa di Magetan disebut bank titil," kata Munir.

"Plat nomor Polisi W Sidoarjo itu karena, pelaku wanita ini asli Sidoarjo dan menikah dengan pelaku pria itu dan berdomisili di Desa Tinap, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Magetan," tandas Munir.(tyo)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved