Breaking News:

Berita Blitar

Tanpa Resep Dokter, Pemilik Toko Obat di Blitar Jual Obat Keras, Otodidak Meracik Obat Jualannya

Pemilik toko obat di Kabupaten Blitar ditangkap karena menjual obat keras tanpa resep dokter dan tidak memiliki izin edar.

TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Polisi menunjukkan barang bukti dan tersangka kasus kesehatan dan tenaga kesehatan di Polres Blitar Kota, Rabu (19/6/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR -  S (46), pemilik Toko Obat Bintang Sehat di Dusun Kambingan, Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, ditangkap Satreskrim Polres Blitar Kota.

Warga Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, itu ditangkap karena diduga menjual obat keras tanpa resep dokter dan tidak memiliki izin edar.

Tak hanya itu, S juga diduga meracik sendiri berbagai jenis obat keras untuk dijual ke masyarakat.

"Pengungkapan dugaan kasus kesehatan dan tenaga kesehatan ini berdasarkan laporan masyarakat," kata Kapolres Blitar Kota, AKBP Yudhi Hery Setiawan saat rilis kasus, Rabu (19/5/2021).

Yudhi mengatakan, polisi menetapkan satu tersangka, yaitu, S, pemilik Toko Obat Bintang Sehat di Dusun Kambingan, Desa Dayu, Kecamatan Nglegok, dalam kasus itu.

Baca juga: Datang ke Rumah Teman dalam Kondisi Mabuk, Pemuda Blitar Ditemukan Bersimbah Darah, Ada Pisau Dapur

Polisi menyita sebanyak 99 jenis obat dan alat kesehatan dari toko milik tersangka.

Yudhi menjelaskan, tersangka bukan tenaga kesehatan tapi melakukan penilaian klinis status perubahan kesehatan pasien lalu menentukan dan memberikan obat kepada pasien.

Selain itu, tersangka juga menjual obat daftar G atau obat keras tanpa izin edar dan resep dokter.

"Hasil pemeriksaan, dia tidak memiliki izin menjual obat keras, maka itu statusnya kami naikkan menjadi tersangka," ujar Yudhi.

Dikatakannya, tersangka dijerat dengan Pasal 98 Ayat 2 Jo Pasal 196 atau Pasal 106 Ayat 1 Jo Pasal 197 UU No 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan atau Pasal 64 Jo Pasal 83 UU No 36 Tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan.

"Ancaman hukumannya maksimal 15 tahun penjara dan 5 tahun penjara," kata Yudhi. (sha)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved