Breaking News:

Berita Kediri

Pulang dari Masjid, Sholeh Kaget Isi Rumahnya Berantakan, Sadar Perhiasan hingga Uang Tunai Raib

Maling spesialis rumah asal Kabupaten Tulungagung kedapatan beraksi di sebuah rumah yang ditinggalkan pemiliknya salat di masjid.

Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
rt.com
rumah warga kediri dibobol maling 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Polsek Kras menangkap dua orang maling spesialis rumah di Kabupaten Kediri.

Kedua tersangka pencurian spesialis rumah yang ditangkap masing-masing bernama, Muhammad Daryono (30) dan Riko Setiawan, keduanya warga Kecamatan Ngantru, Kabupaten Tulungagung.

Pelaku pembobolan rumah di Kabupaten Kediri, Jumat (21/5/2021).

Kedua kedapatan melakukan aksi pencurian di sebuah rumah milik Muhammad Sholeh di Dusun Setonorejo, Kecamatan Kras, Kabupaten Kediri.

Aksi pencurian itu diketahui oleh pemilik rumah sepulang dari masjid untuk melaksanakan Salat Tarawih.

Korban kaget begitu mengetahui pintu rumahnya sudah terbuka.

Pelaku pembobolan rumah di Kabupaten Kediri, Jumat (21/5/2021).
Pelaku pembobolan rumah di Kabupaten Kediri, Jumat (21/5/2021). (TRIBUNMADURA.COM/Farid Mukarrom)

Baca juga: Warga Sampang ini Dikenal sebagai Spesialis Maling Motor, Pernah Curi 5 Motor Korbannya di Pamekasan

Ia mendapat barang-barang di rumahnya hilang, seperti dua HP, perhiasan, dan uang tunai.

Kapolsek Kras, AKP Imron mengatakan bahwa korban kemudian melaporkan kejadian ini ke Polsek.

"Mendapat laporan dari korban kita lakukan proses penyelidikan," kata dia kepada SURYA ( grup TribunMadura.com ), Jumat (21/5/2021).

"Hasilnya kita amankan tersangka tanpa perlawanan," ujarnya.

Dari tangan tersangka, polisi berhasil amankan sejumlah barang bukti.

Baca juga: Barang-Barang Dagangan Berserakan, Pemilik Kaget Tokonya Dibobol Maling, Merugi sampai Rp 175 Juta

"Kita amankan 2 HP, emas sebesar 2,23 gram, dan uang tunai. Nilai kerugian bekisar hingga 5 juta rupiah," ungkap AKP Imron.

Saat ini tersangka harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

"Tersangka kita jerat dengan Pasal 363 Kitab Undang Undang Hukum Pidana dengan ancaman hukuman mencapai 5 tahun penjara," pungkas AKP Imron.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved