Mengenal 4 Filter Penting pada Mobil, Wajib Dibersihkan secara Berkala Jika Ingin Mesin Optimal
Pemeriksaan filter-filter pada mesin mobil juga wajib dilakukan, selain melakukan servis kendaraan secara berkala.
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Filter udara menyaring partikel asing seperti debu agar tidak masuk ke dalam sistem injeksi dan ruang bakar mesin.
Bila filter udara yang kotor terus dipakai, maka dampaknya akan merugikan karena bisa menyebabkan tenaga mesin menurun bahkan bahan bakar menjadi boros.
Dalam jangka panjang bisa merusak komponen dan menurunkan usia pakai mesin.
Dianjurkan setiap 40.000 km atau 2 tahun sebaiknya mengganti filter udara untuk mesin bensin, sementara diesel wajib dilakukan setiap 30.000 km atau 1,5 tahun, mana yang tercapai lebih dahulu atau sesuai buku pedoman servis berkala.
Ada beberapa mobil yang membutuhkan penggantian filter udara lebih cepat, seperti mobil yang sering digunakan di area proyek.
3. Filter Bahan Bakar
Filter bahan bakar menyaring kotoran pada bahan bakar agar tidak ikut terbawa ke saluran bahan bakar karena dapat menyumbat komponen di dalamnya.
"Jika terjadi sumbatan, maka ketika mobil digunakan pada kecepatan tinggi akan tersendat-sendat karena aliran bahan bakar tidak lancar," tuturnya.
"Dalam jangka panjang akan merusak komponen mesin seperti injektor yang sangat halus dan presisi," ungkapnya.
Yang tidak kalah penting, lanjut Tara, filter bahan bakar juga menyaring air yang terkandung dalam bahan bakar, sebab berpotensi menimbulkan karat di komponen mesin.
Sebaiknya filter bahan bakar diganti setiap 80.000 km atau 4 tahun, mana yang tercapai lebih dahulu.
4. Filter AC
Bila filter AC kotor, kata Tara, otomatis udara yang diembuskan ke dalam kabin juga tidak bagus dan pasti tidak sehat karena AC menganut sistem sirkulasi tertutup.
Udara yang diembuskan oleh AC berasal dari udara sebelumnya yang telah diembuskan, begitu terus selama AC dinyalakan.
Debu, jamur, dan kotoran lain dapat dengan mudah menumpuk pada filter sehingga mengganggu kesehatan.
Terlebih jika ditambah kotoran tersebut akan menempel pada evaporator dan menghambat proses pendinginan udara.
"Jika itu terjadi, maka yang ada tidak hanya kurang dingin saja, udara juga menjadi bau dan berisiko merusak evaporator," kata dia.
"Untuk menghindarinya, sebaiknya filter AC diganti setiap 10.000 km atau 6 bulan ketika servis berkala atau sesuai buku pedoman servis berkala," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/mekanik-auto2000-saat-tengah-melakukan-pergantian-filter-oli-mobil.jpg)