Breaking News:

Berita Surabaya

Syarat Naik Kereta Api Jarak Jauh setelah Masa Larangan Mudik 2021 Berakhir, Simak Aturannya di Sini

Syarat naik KA Jarak Jauh PT KAI Daop 8 Surabaya kembali disesuaikan setelah berakhirnya masa larangan mudik Lebaran 2021.

Penulis: Fikri Firmansyah
Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/FIKRI FIRMANSYAH
Calon penumpang KA Jarak Jauh saat mengantri untuk melakukan tes covid-19 dengan GeNose C19 di Stasiun Gubeng, Kamis (27/5/2021) 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - PT KAI Daop 8 Surabaya kembali menyesuaikan syarat naik KA Jarak Jauh bagi penumpangnya.

Penyesuaian syarat naik KA Jarak Jauh PT KAI Daop 8 Surabaya dilakukan menyusul berakhirnya masa larangan mudik Lebaran 2021.

PT KAI Daop 8 Surabaya menyatakan bahwa hasil keterangan negatif Covid-19 dengan menggunakan layanan tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen serta GeNose C19 sudah kembali sediakala, seperti sebelum adanya larangan mudik.

"Sejak 25 Mei kemarin, masa berlaku hasil negatif tes Rapid Antigen dan RT-PCR, maksimal 3×24 jam sebelum jadwal keberangkatan KA Jarak Jauh," kata Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif kepada TribunJatim ( grup TribunMadura.com ), Kamis (27/5/21).

Sebelumnya atau saat berlakunya larangan mudik, kata dia, masa berlaku hasil negatif tes Rapid Antigen dan RT-PCR berlaku hanya 1x24 Jam.

Sedangkan untuk test GeNose C19 sendiri, masih tetap seperti saat adanya larangan mudik.

"Untuk masa berlaku hasil negatif tes dari Rapid Antigen hingga kini masih sama, yakni 1x24 Jam," sambung dia.

Adapun untuk calon penumpang KA lokal, kata Luqman cukup dalam keadaan sehat saja dan memakai masker serta wajib berpakaian lengan panjang.

"Namun jika selama perjalanan, penumpang KA lokal menunjukan gejala sering batuk dan bersin. Maka kami akan menindak lanjutinya secara cepat," tegas dia.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved