Selasa, 2 Juni 2026

Berita Surabaya

Gerakan Infaq Digital, Cara Aman Bayar Infaq dan Sedekah ke Masjid, Hasil Kerja Sama ITS dan LinkAja

Mahasiswa dapat berinfaq dan bersedekah ke Masjid Manarul Ilmi ITS melalui metode pembayaran digital.

Tayang:
Penulis: Fikri Firmansyah | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Launching Gerakan Infaq Digital kerja sama ITS dan LinkAja. 

Reporter: Fikri Firmansyah | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya menggandeng Layanan Syariah LinkAja dalam menggerakkan mahasiswa untuk berinfaq dan bersedekah melalui metode pembayaran digital di Masjid Manarul Ilmi ITS.

Pembayaran infaq dan sedekah di Masjid Manarul Ilmi ITS menggunakan metode digital itu diklaim lebih aman dan mudah, mengingat saat ini dalam masa pandemi Covid-19.

Selain sebagai bentuk pemanfaatan teknologi digital, inisitatif tersebut juga bertujuan untuk semakin memperkuat komitmen ITS dalam mencegah penularan Covid-19 sesuai anjuran pemerintah melalui penggunakan pembayaran non-tunai.

Direktur Kemahasiswaan ITS, Dr Imam Abadi menyampaikan bahwa ITS akan terus berinovasi di tengah hambatan yang ada.

Terlebih, kata dia, hal tersebut telah menjadi karakter civitas akademika ITS, khususnya di kalangan mahasiswa.

“Covid-19 bukan hambatan dalam bersedekah dan berinfaq," kata Imam, Jumat (28/5/2021).

"Karena teknologi pembayaran digital untuk infaq dan sedekah tanpa kontak ini sebagai salah satu salah satu contoh inovasi untuk tidak diam ditempat," ujar dia.

Ia mengatakan, karakter mahasiswa ITS untuk peduli kepada masyarakat melalui infaq dan sedekah dapat terus dilakukan bahkan ditingkatkan meskipun di tengah pandemi.

Hal senada juga dikemukakan oleh Ketua Takmir Masjid Manarul Ilmi ITS, Muhammad Mashuri.

"Tujuan utama dari kegiatan ini adalah bagian dari gerakan memakmurkan Masjid Manarul Ilmi ITS dengan mengikutsertakan mahasiswa sebagai civitas akademika ITS dengan jumlah terbesar," kata Mashuri.

Walaupun GIFT hanya menghimbau mahasiswa untuk berinfaq dan bersedekah 2.000 rupiah saja, namun dengan jumlah yang besar akan terakumulasi nominal yang besar pula.

“Akumulasi yang besar tersebut dapat menjadi modal yang signifikan untuk kegiatan layanan ummat. Apalagi karena dapat dilakukan secara digital, maka dapat dilakukan kapanpun dan dimanapun”” jelas Mashuri.

Sementara itu, Head of Sharia Unit LinkAja, Muhammad Isa Lombu mengungkapkan bahwa sangat senang mendapatkan kesempatan berkolaborasi dengan ITS.

Dukungan penuh diberikan agar dapat memudahkan seluruh civitas akademika ITS, khususnya para mahasiswa untuk berinfaq dan bersedekah secara digital.

Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved