Berita Tulungagung

Nahas, Pria di Desa Tanen Tulungagung Tewas Tertimpa Pohon Milik Perhutani yang Ditebangnya Sendiri

Ali Sokib (43), warga Dusun Purwodadi, Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, tewas tertimpa pohon Jati yang ditebangnya sendiri.

Penulis: David Yohanes | Editor: Elma Gloria Stevani
Dok. Polsek Rejotangan
Seorang penebang di Dusun Purwodadi, Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung tewas tertimpa pohon. 

Reporter: David Yohanes| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, TULUNGAGUNG - Ali Sokib (43), warga Dusun Purwodadi, Desa Tanen, Kecamatan Rejotangan, Kabupaten Tulungagung, tewas tertimpa pohon Jati yang ditebangnya sendiri, Sabtu (29/5/2021) sore.

Nasib nahas itu menimpa, saat blandong (tukang potong pohon) tersebut memotong pohon milik Perum Perhutani.

Kapolsek Rejotangan, AKP Hery Poerwanto mengatakan, korban memang biasa bekerja memotong pohon di lingkup Perhutani.

Lokasi pemotongan ada di Petak 26F RPH Tanen, masuk  Desa Tanen, Kecamatan  Rejotangan.

“Saat itu korban bekerja bersama seorang rekannya dan  juga diawasi oleh mandor Perhutani. Awalnya dia memotong sebuah pohon,” terang Hery, Minggu  (30/5/2021) pagi.

Baca juga: Kecelakaan Maut di Tulungagung, Pemotor Hendak Salip Truk Gandeng Malah Tersenggol, Tewas di Tempat

Saat Sokib memotong satu pohon, ternyata pohon itu tidak langsung ambruk ke tanah.

Penyebabnya ada pohon jati lain yang menghalangi arah jatuhnya pohon itu hingga tersangkut.

Sokib lalu berinisiatif memotong pohon yang membuat pohon tebangannya tersangkut itu.

“Harapanya pohon yang membuat tersangkut itu dipotong sekalian, biar sama-sama ambruk,” sambung Hery.

Namun saat Sokib tengah bekerja, pohon yang tersangkut itu tiba-tiba roboh kearahnya.

Malang baginya, ia tidak bisa menghindari sehingga tertimpa pohon itu.

Sokib mengalami luka parah di bagian kepala, dan sempat dievakuasi ke RSUD dr Iskak, namun nyawanya tak tertolong.

“Korban sempat mendapat pertolongan, lalu dilarikan ke RSUD dr Iskak. Tapi meninggal saat dalam perjalanan,” tutur Hery.  

Jenazah korban sempat divisum di Instalasi Pemulasaraan Jenazah (IPJ) RSUD dr Iskak Tulungagung.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved