Breaking News:

Penyekatan di Jembatan Suramadu

Cerita Perantau Abil Khosim di Pos Kesehatan Suramadu, Kaget Pertama Kali Dipaksa Ikut Rapid Test

Abil Khosim (15) menjadi satu di antara pengendara yang menjalani pemeriksaan kesehatan di gerbang pintu keluar Jembatan Suramadu.

TRIBUNMADURA.COM/LUHUR PAMBUDI
Abil Khosim (15) warga Pamekasan, satu di antara penumpang bus menjalani rapid test antigen di posko kesehatan Jembatan Suramadu, Selasa (8/6/2021) 

Untungnya, proses screening tes kesehatan yang baru saja diikutinya menunjukkan hasil non-reaktif.

Ia diperkenankan oleh petugas untuk kembali ke dalam bus untuk melanjutkan perjalanan kembali.

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI: Pemain Madura United Ikut Tes Antigen hingga Tren Covid Bangkalan

"Alhamdulillah aman saya negatif. Saya berangkat sama kakak," terangnya.

Meski diperkenankan melanjutkan perjalanan, Abil merasa bahwa perjalanannya bakal terlambat untuk sampai di tujuan.

"Perjalanan 1 hari 1 malam. Kalau ada hambatan kayak gini, ya terhambat kan buru-buru. Sampai sana bisa terlambat," pungkasnya.

Sementara itu, proses penyekatan sekaligus screening kesehatan dilakukan di Jembatan Suramadu pintu gerbang sisi Surabaya.

Kapolres Pelabuhan Tanjung Perak, AKBP Ganis Setyaningrum mengungkapkan, sejak tiga hari lalu, tepatnya Sabtu (5/6/2021), hingga Senin, (7/6/2021), petugas tenaga kesehatan telah melakukan rapid test antigen sedikitnya 6.997 pengendara yang melintas dari arah Bangkalan, Madura.

"Data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) jumlah terbaru dari Sabtu sampai Senin 6.997 tes, sedangkan yang reaktif antigen ada 113 dan positif tes PCR ada 47 orang," ujarnya pada awak media, Selasa, (8/6/2021).

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved