Breaking News:

Berita Jawa Timur

Kalangan DPRD Jatim Tolak Wacana PPN Sembako dan Sekolah, Singgung Efek Krisis Ekonomi Masyarakat 

Wacana pemerintah untuk menarik pajak pertambahan nilai (PPN) bahan pokok sembako dan pendidikan mendapat penolakan dari sejumlah anggota DPRD Jatim

Penulis: Yusron Naufal Putra | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/YUSRON NAUFAL PUTRA
DPRD Jawa Timur 

Reporter : Yusron Naufal Putra | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Sejumlah anggota DPRD Jatim dengan tegas menolak wacana pemerintah untuk menarik pajak pertambahan nilai ( PPN) bahan pokok sembako dan pendidikan.

Tidak sedikit anggota DPRD Jatim yang meminta wacana tersebut dikaji ulang.

Anggota Fraksi Gerindra DPRD Jatim, Hidayat mengaku, menolak keras adanya rencana pemerintah tersebut.

Ia menilai, wacana tersebut hanya akan menyulitkan rakyat.

"Pertama, hari ini situasi pandemi belum selesai. Efeknya ada krisis ekonomi di masyarakat," kata dia saat ditemui di DPRD Jatim, Senin (14/6/2021).

"Kalau ini diterapkan akan membebani masyarakat terutama terkait dengan pemenuhan kebutuhan pokok," ungkapnya.

Alasan penolakan yang kedua terkait wacana itu adalah belum maksimalnya distribusi bahan pokok di masyarakat.

Jika PPN itu diterapkan, hal itu dinilai akan berpotensi terjadinya lonjakan harga yang luar biasa.

"Kalau lonjakan harga ini semakin berat saya kira juga akan terbebani untuk biaya pengadaan sembako," sambung Ketua Komisi C tersebut.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved