Breaking News:

Berita Sidoarjo

Kasus Asusila Santri Rumah Tahfidz di Sidoarjo, Kakak Beradik Guru Ngaji dan Pembina Jadi Tersangka

Kakak beradik guru ngaji dan pembina rumah tahfdz di Sidoarjo melakukan perbuatan asusila pada santri laki-laki.

Penulis: M Taufik | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M TOVIC
Tersangka EW (36) saat ditanyai oleh Kapolresta Sidoarjo Kombes Pol Sumardji dalam rilis kasus pencabulan terhadap sejumlah santri, Rabu (16/6/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, SIDOARJO – Aksi pencabulan terhadap sejumlah santri laki-laki di Kabupaten Sidoarjo ternyata bukan hanya dilakukan oleh guru ngaji berinisial AH (30).

Sejumlah santri di rumah tahfdz di Sidokare, Sidoarjo, itu juga dilecehkan oleh EW (36), kakak kandung AH.

AH sudah ditangkap petugas Satreskrim Polresta Sidoarjo sejak beberapa waktu lalu.

Dia diketahui telah mencabuli lebih dari sepuluh santri yang sehari-hari diajarinya mengaji sejak sekira tahun 2018 silam.

“Dalam penyidikan, terungkap bahwa kakaknya juga melakukan hal serupa. Sehingga petugas langsung bergerak melakukan penangkapan,” ujar Kasat Reskrim Polresta Sidoarjo, Kompol Wahyudin Latif, Rabu (16/6/2021).

Baca juga: Sudah Beristri dan Punya 2 Anak, Guru Ngaji Berbuat Asusila pada Murid-Muridnya, Rumah Saksi Bisu

EW ditangkap di Kebumen, Jawa Tengah, Selasa malam.

Meski sempat ada perlawanan dari pihak keluarga, petugas berhasil membawa pria cabul itu ke Sidoarjo.

Usai menjalani serangkaian pemeriksaan, EW pun dijebloskan ke penjara bersama adiknya.

“Tersangka ini sudah mencabuli tiga santri. Namun motifnya tidak sama dengan adiknya," katanya.

"Tersangka ini mengaku tak kuat menahan nafsu karena jauh dari keluarga,” lanjut Wahyudin Latif.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved