Breaking News:

Virus Corona di Malang

Terjadi Lonjakan Pasien Covid-19 di Kota Malang, Ketersediaan Bed di RS Rujukan di Atas 50 Persen

Keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang yang berada di atas 50 persen.

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/M RIFKY EDGAR
Rumah Sakit Saiful Anwar Malang, Jumat (20/3/2020) 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Sejumlah rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang kini mengalami penambahan jumlah pasien virus corona.

Hal ini dapat dilihat dari naiknya jumlah keterisian tempat tidur atau bed occupancy rate (BOR) rumah sakit rujukan Covid-19 di Kota Malang yang berada di atas 50 persen.

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif mengatakan, dengan naiknya keterisian tempat tidur ini, maka bisa dikatakan status Kota Malang waspada.

Ia menyebut,para pasien tersebut tidak hanya berasal dari Kota Malang, tapi juga luar Kota Malang dan dirawat di 11 rumah sakit rujukan Covid-19.

"Penyebabnya naiknya pasien Covid-19 ini bukan lagi karena klaster mudik pasca lebaran tapi sudah multi faktor," ucapnya.

Baca juga: Sutiaji Pastikan Covid-19 Varian Baru Belum Ditemukan di Kota Malang, Ingatkan Warga Disiplin Prokes

dr Husnul mengatakan, sejak 15 Juni 2021, terjadi kenaikan 56 persen di tempat tidur pasien Covid-19 di sejumlah rumah sakit rujukan.

Lonjakan tersebut, kata dia, hanya terjadi di ruang ICU rumah sakit.

Para pasien yang terkonfirmasi positif ini adalah virus corona varian yang lama.

Sedangkan untuk varian virus baru, hingga kini belum ditemukan di Kota Malang.

Ia berharap, dengan kondisi waspada saat ini masyarakat diharapkan tetap meningkatkan protokol kesehatan, seperti menjaga jarak, menghindari kerumunan dan tetap memakai masker.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved