Virus Corona di Sampang

Sampang Memperluas Sasaran Vaksinasi Covid-19, Bupati Slamet Junaidi: Penerima BLT Wajib Divaksin

Pemkab Sampang mengupayakan perluasan sasaran vaksinasi Covid-19 agar seluruh warga yang memenuhi syarat bisa mendapatkan suntikan vaksin.

Penulis: Hanggara Pratama | Editor: Elma Gloria Stevani
TRIBUNMADURA.COM/HANGGARA PRATAMA
Bupati Sampang Slamet Junaidi di Kabupaten Sampang menjalani vaksinasi Covid-19 dosis pertama. Vaksinasi Covid-19 dilaksanakan di Pendopo Trunojoyo Sampang, Selasa (4/5/2021). 

Reporter: Hanggara Pratama| Editor: Elma Gloria Stevani

TRIBUNMADURA.COM, SAMPANG - Pemerintah Kabupaten Sampang mengupayakan perluasan sasaran vaksinasi Covid-19 agar seluruh warga yang memenuhi syarat bisa mendapatkan suntikan vaksin, Minggu (20/6/2021).

Hal itu dibuktikan dengan instruksi Bupati Sampang Slamet Junaidi agar penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) wajid di vaksin.

Tujuannya, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang hingga saat ini penyebarannya semakin meningkat di Madura.

Selain itu, pria yang akrab disapa Haji Idi itu mengatakan, bahwa solusi jitu untuk menekan angka penyebaran Covid-19 adalah program vaksinasi massal.

Sehingga dapat mengumpulkan sasaran penerima vaksin di satu wilayah dan skema yang ditawarkan juga memudahkan para penerima vaksin.

Di sisi lain, dirinya mengungkapkan, pemberian vaksin kepada golongan tertentu tidaklah mudah. Seperti golongan lanjut usia dan disabilitas karena perlu melakukan pendataan secara terperinci agar skala prioritas penerima vaksin bisa tercapai.

"Maka kami meminta petugas untuk mendata, menscreening serta betul-betul melakukan tracing kepada pasien Covid-19 agar bisa diputus rantainya," ujarnya.

Ia menambahkan, jika pihaknya disiplin berkoordinasi dengan Satgas Penanganan Covid-19, mulai dari tingkat nasional sampai tingkat kelurahan atau desa.

Tentunya untuk mendukung upaya perubahan perilaku patuh protokol kesehatan.

“Kami berupaya mengantisipasi penyebaran Covid-19 dengan selalu rutin berkoordinasi dengan Forkopimda, OPD, Camat termasuk Kepala Desa dan ulama,” ucapnya.

Tidak hanya itu, Pemkab Sampang juga menyiapkan tempat karantina di Balai Latihan Kerja (BLK) untuk ditempatkan masyarakat yang terinfeksi Covid-19.

Sebagai antisipasi apabila nantinya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Muhammad Zyn mengalami overload.

Simak artikel lain terkait Satgas Penanganan Covid-19, Kabupaten Sampang, Madura

FOLLOW JUGA:

SUBSCRIBE YOUTUBE TRIBUNMADURA OFFICIAL:
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved