Berita Sumenep

Desa Lombang Kecamatan Giligenting Tunda Pilkades Serentak 2021, Ini Penjelasan Kepala DPMD Sumenep

Pilkades Serentak 2021 di Desa Lombang, Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur ditunda setelah salah satu bacakades meninggal dunia.

TRIBUNMADURA.COM, SUMENEP - Desa Lombang, Kecamatan Giligenting (kepulauan) Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur, menunda Pilkades Serentak 2021.

Terdata 86 desa se-Kabupaten Sumenep yang akan menggelar Pilkades Serentak 2021.

Hal itu diungkapkan oleh Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Sumenep.

Salah satu bakal calon kepala desa (Bacakades) di desa tersebut dinyatakan meninggal dunia pada tanggal 21 Juni 2021 lalu.

Bacakades tersebut atas nama Suro sebelum penetapan Calon kepala desa pada tanggal 22 Juni 2021 terlah meninggal dunia.

Penundaa Pilkades untuk Desa Lombang ini katanya, mengacu pada Peraturan Pemerintah(PP), Peraturan Menteri dalam negeri (Permendagri) dan Peraturan Bupati (Perbup) yang mengatur pelaksanaan Pilkades yang apabila terdapat Calon kepala desa tidak sampai 2 orang.

Hal ini disampaikan oleh Kepala DPMD Kabupaten Sumenep, Moh. Ramli saat dikonfirmasi.

Moh Ramli mengakui jika pelaksanaan Pilkades yang ada di Desa Lombang, Kecamatan Gili Genting itu hanya terdapat satu orang Calon dikarenakan pada hari sebelum penetapan calon salah satu bakal calon meninggal dunia.

"Apabila sudah nyata calonnya kurang dari 2 maka sesuai dengan regulasi yang ada Pilkades tidak dapat dilanjutkan atau ditunda pelaksanaannya, seperti yang terjadi di desa Lombang itu," kata Moh Ramli, Jumat (25/6/2021).

Jadi kapan pelaksanaannya jika Pilkades di Desa Lombang ditundan, pihaknya mengaku harus menunggu ketetapan dari Bupati dan insya Allah akan dibarengkan dengan Pilkades serentak berikutnya.

"Karena Panitia apabila hendak melakukan penjaringan kembali kami nilai sudah tidak nutut lagi waktunya," katanya.

Soal mekanisme itu katanya, panitia lewat BPD tersebut melaporkan ke Bupati melalui Camat.

"Mekanismenya, panitia wajib melaporkan hasil penyaringan itu kepada BPD dan BPD melaporkan kepada Bupati melalui Camat dan dari hasil laporan itu tentunya apabila nyata sudah kurang dari 2 Calon maka sesuai dengan regulasi yang ada Pilkades tidak dapat dilanjutkan atau ditunda pelaksanaannya," terangnya.

Menurutnya, bahwa sial kabar itu katanya juga baru menerima laporan kemarin dan dirinya akan segera memproses hal tersebut.

"Terkait yang ada di desa Lombang tersebut, kami baru dapat laporan kemarin dan tentunya akan segera kami proses," katanya.

Simak artikel lain terkait Kabupaten Sumenep, Madura, Pilkades Serentak 2021

FOLLOW JUGA:

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved