Berita Bangkalan

Kabupaten Bangkalan Darurat Covid-19, Polisi Ungkap 8 Kasus dengan 9 Pecandu hingga Pengedar Narkoba

Polres Bangkalan menemukan sejumlah masyarakat ataupun oknum-oknum yang memanfaat situasi Bangkalan darurat Covid-19 dalam sebulan terakhir. 

Penulis: Ahmad Faisol | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Ahmad Faisol
Kapolres Bangkalan AKBP Alith Alarino didampingi Kasatreskoba Iptu Iwan Kusdiyanto dalam Pers Rilis hasil ungkap 8 kasus dengan 9 tersangka dan total barang bukti 20,26 gram selama periode Juni 2021 di Mapolres Bangkalan, Kamis (1/7/2021) 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Ahmad Faisol

TRIBUNMADURA.COM, BANGKALAN – Satreskoba Polres Bangkalan menangkap pelaku penyalahgunaan narkoba dan peredaran narkoba di tengah gencarnya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Mikro.

PPKM Mikro digelar sebagai upaya menurunkan laju lonjakan kasus Covid-19 di di Kabupaten Bangkalan dalam sebulan terakhir, 

Hal itu terungkap dalam Siaran Pers Hasil Ungkap Kasus Satreskoba Polres Bangkalan periode Juni 2021 yang digelar di Mapolres Bangkalan, Kamis (1/7/2021). Dari sejumlah 8 kasus yang terungkap, polisi menggulung sebanyak 9 tersangka dengan total barang bukti 20,26 gram.

Kapolres Bangkalan, AKBP Alith Alarino menegaskan, pihaknya masih menemukan sejumlah masyarak ataupun oknum-oknum yang memanfaat situasi Bangkalan darurat Covid-19 dalam sebulan terakhir. 

“Jangan berpikir kami hanya fokus ke Covid-19 dan lalai kepada para pelaku  penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Sekali lagi kami tegaskan, kami akan terus berperang melawan narkoba bersama masyarakat yang menginginkan Bangkalan terbebas dari narkoba,” tegas Alith.

Hasil ungkap delapan kasus dengan sembilan tersangka itu dilakukan Satreskoba Polres Bangkalan di lima kecamatan. Dengan rincian 4 kasus di Kecamatan Socah, masing-masing 1 kasus di Kecamatan Kota, Burneh, Kwanyar, dan Kecamatan Sepulu.

Berdasarkan tingkat resiko penyebaran pada update Peta Sebaran Covid-19 Kabupaten Bangkalan, sembilan tersangka itu terbilang nekat. Pasalnya, mereka mengedarkan sekaligus mengkomsumsi sabu di kawasan-kawasan berstatus zona merah atau beresiko tinggi tingkat penyebaran Corona.

Seperti halnya Kecamatan Burneh dan Kecamatan Sepulu yang hingga hari ini masih berstatus zona merah Covid-19. Sedangkan Kecamatan Kota dan Socah belum genap satu pekan berstatus zona orange. Hanya Kecamatan Kwanyar yang bertahan di zona orange meskipun terjadi lonjakan kasus Covid-19 sejak awal Juni 2021.

Sukses menggulang sembilan tersangka narkoba di saat HUT Ke-75 Bhayangkara itu seolah menjadi lecutan motivasi Polres Bangkalan untuk lebih keras menabuh genderang perang terhadap penyalahgunaan dan peredaran narkoba.

Alith menambahkan, dari sembilan tersangka yang ditangkap, 6 orang di antaranya diklasifikasikan sebagai pengedar dan 3 tersangka lainnya adalah pemakai.

“Saat ini kami terus mengembangkan siapa pemasok sabu. Mereka yang tertangkap kami jerat dengan Pasal 114 dan pasal 112 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotika,” pungkas polisi kelahiran Surabaya itu.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved