Breaking News:

PPKM Darurat di Surabaya

Hari Pertama Penerapan PPKM Darurat, Begini Kondisi Tunjungan Plaza hingga Royal Plaza Surabaya

Royal Plaza Surabaya hanya memberlakukan operasional mall hanya untuk driver ojek online khusus makanan pada penerapan hari pertama PPKM Darurat.

TribunMadura.com/Firman Rachmanudin
Hari pertama penerapan PPKM Darurat di Surabaya, Sabtu (3/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, Firman Rachmanuddin

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Setelah resmi diberlakukan,Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat, jalanan kota Surabaya tampak begitu lengang.

Bukan hanya itu, operasional Mall dan pusat perbelanjaan juga lumpuh lantaran terpaksa tutup lebih awal.
Pantauan TribunMadura.com di mall Tunjungan Plaza Surabaya, tampak sangat sepi dari biasanya. 
Bahkan hanya ada beberapa gerai saja yang masih buka untuk melayani pembelian take away (bawa pulang).
Fitri Indrayani, karyawati salah satu gerai roti mengungkapkan, operasional tokonya buka pukul 11.00 WIB hingga pukul 17.30 WIB, hanya dapat melayani enam pembeli secara take away.
"Sepi sekali Mas, daritadi sampek sekarang cuma melayani enam pembeli. Itu take away semua," terangnya saat dijumpai di lokasi, Sabtu (3/7/2021).
Berbeda dengan Royal Plaza Surabaya, yang hanya memberlakukan operasional mall hanya untuk driver ojek online khusus makanan.
Kebijakan itu disampaikan Kepala Security Royal Plaza, Nardi.
"Mohon maaf Mas, gak boleh masuk karena ada PPKM Darurat, hanya Ojol yang boleh masuk. Itupun harus ditanya dulu oleh sekuriti kepentingannya apa, kalau beli makanan dan take away gapapa," tuturnya.
Sementara itu untuk Galaxy Mall (GM) Surabaya terpantau, hanya sedikit gerai makanan yang beroperasi.
Bahkan ekskalator di pusat perbelanjaan ini juga di matikan.
Hanya ada segelintir pengunjung yang terlihat lalu-lalang. 
Salah satu pengunjung Galaxy Mall, Widya Tri Santika mengaku tak tahu kebijakan PPKM Darurat.
Ia bahkan kebingungan mencari kado untuk sahabatnya saat di Galaxy Mall, namun banyak gerai yang tutup.
"Iya tutup semua, tadinya saya mau beli kado untuk sahabat saya, lah kok tutup semua. Saya jadi bingung mau beli apa," pungkasnya.
Sementara  itu, aktifitas lengang juga tampak di jalanan kota Surabaya.
Jika biasanya kepadatan terjadi jelang sore hari, kali ini Surabaya tampak sepi dari mobilitas kendaraan.
Seperti di ruas jalan Basuki Rahmat Surabaya, jalan Tunjungan,Panglima Sudirman hingga Darmo juga tampak lengang.
Padahal biasanya jalanan pusat kota itu tampak sangat ramai karena aktifitas warga Surabaya.
Basori, salah satu pedagang kaki lima di sekitar jalan Basuki Rahmat menyebut, aktifitas kendaraan tampak sepi sekitar pukul 17.00 WIB.
"Sudah mulai sepi. Apalagi habis maghrib ini sudah kayak kota mati," ujarnya.
Saat ini, pemerintah pusat hingga daerah melakukan kebijakan PPKM Darurat yang akan dimuali sejak Sabtu (3/7/2021) hingga 20 Juli mendatang.
Kebijakan tersebut diambil lantaran adanya lonjakan kasus Covid 19 di Indonesia khususnya di Surabaya.

Simak artikel laim terkait PPKM Darurat, Kota Surabaya, Kasus Covid-19

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved