Breaking News:

Berita Blitar

Penumpang Bus yang Lakukan Perjalanan Jauh Wajib Bawa Kartu Vaksin dan Tes Swab selama PPKM Darurat

Para penumpang bus AKAP yang melakukan perjalanan di atas 250 kilometer wajib menunjukkan kartu vaksin dan tes swab.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI
Petugas Terminal Patria Kota Blitar menempelkan pemberitahuan pembatasan kapasitas penumpang maksimal 50 persen di bus AKDP, Senin (5/7/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Terminal Patria Kota Blitar memperketat syarat perjalanan penumpang bus selama penerapan PPKM Darurat untuk mencegah penyebaran Covid-19 mulai 3 - 20 Juli 2021.

Para penumpang bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Terminal Patria Kota Blitar yang melakukan perjalanan di atas 250 kilometer wajib menunjukkan kartu vaksin dan tes swab.

Sedangkan bagi penumpang bus antar kota dalam provinsi (AKDP), kapasitasnya dibatasi maksimal 50 persen dengan penerapan protokol kesehatan secara ketat.

"Untuk penumpang dengan perjalanan di atas 250 kilometer baik kru bus maupun penumpang wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama serta swab antigen 1x24 jam dan swab PCR 2x24 jam," kata Staf Terminal Patria Kota Blitar, Arif Wahyudi, Senin (5/7/2021).

Arif mengatakan persyaratan perjalanan selama PPKM Darurat itu diatur dalam Surat Edaran (SE) Kementerian Perhubungan Nomor 43 Tahun 2021.

Petugas mengecek syarat perjalanan penumpang bus AKAP di Terminal Patria Kota Blitar, Senin (5/7/2021).
Petugas mengecek syarat perjalanan penumpang bus AKAP di Terminal Patria Kota Blitar, Senin (5/7/2021). (TRIBUNMADURA.COM/SAMSUL HADI)

Baca juga: Tak Bawa Syarat Perjalanan, Dua Penumpang Bus AKAP Dapat Sanksi Tegas dari Petugas Terminal

"Untuk persyaratan penumpang AKDP, kami masih menunggu juknis dari Dishub Provinsi. Tapi, kami membatasi kapasitas penumpang bus AKDP maksimal 50 persen dengan penerapan prokes ketat," ujarnya.

Dikatakannya, terminal sudah mensosialisasikan SE Kemenhub Nomor 43 Tahun 2021 tentang Persyaratan Perjalanan Selama Masa PPKM Darurat ke perusahaan otobus dan agen.

"Aturannya sudah jelas, semua pelaku perjalanan harus patuh dengan persyaratan yang tertuang di SE Kemenhub," katanya. (sha)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved