Breaking News:

Berita Pamekasan

Takmir Masjid di Pamekasan Diminta Ikut Andil Umumkan PPKM Darurat, Cegah Penularan Covid-19

Takmir masjid dan musala diminta agar ikut andil mengumumkan perihal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Pamekasan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/KUSWANTO FERDIAN
Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam 

Reporter: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah KS

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Pemkab Pamekasan meminta takmir masjid dan musala agar ikut andil mengumumkan perihal Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Kabupaten Pamekasan.

Permintaan ini digaungkan Pemkab Pamekasan seiring dengan melonjaknya kasus Covid-19 di Madura.

Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam menjelaskan, takmir musala dan masjid di Kabupaten Pamekasan saat ini sudah ikut andil mengumumkan PPKM Darurat.

Selain takmir musala dan masjid, organisasi kemasyarakatan di Kabupaten Pamekasan, kata dia, juga sudah ikut andil memberikan sosialisasi perihal patuh protokol kesehatan.

"Kalau semua sudah bergandengan tangan begini, insyallah penularan Covid-19 di Pamekasan bisa kita tekan bersama," kata Baddrut Tamam, Senin (12/7/2021).

Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Kasus Covid-19 di Madura hingga Hukuman ASN yang Selingkuh

Tak hanya itu, di berbagai pesantren di Kabupaten Pamekasan, kini juga sering melakukan pembacaan selawat burdah untuk mendoakan keselamatan bangsa dari wabah Covid-19.

Menurut Bupati yang akrab disapa Mas Tamam ini, diberlakukannya PPKM Darurat tersebut dalam rangka memberikan perlindungan ke masyarakat agar terhindar dari wabah Covid-19.

"Di berbagai Kecamatan dan Desa di Pamekasan, kini sudah melakukan menyatukan hati dan bergandengan tangan dalam memberikan perlindungan ke masyarakat. Jadi semua masyarakat diimbau agar mematuhi protokol kesehatan dengan baik," imbaunya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved