Breaking News:

Madura United

Pemain Madura United Berharap Kompetisi Liga 1 2021 Segera Digelar, Ungkap Harapan Berkaca Masa Lalu

Prokes yang diterapkan selama Piala Menpora 2021 dinilai M Ridho sudah cukup untuk tetap bisa menggulirkan kompetisi di tengah pandemi.

Editor: Aqwamit Torik
INSTAGRAM/MADURA UNITED FC
Kiper Madura United M Ridho 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Akibat penundaan kompetisi Liga 1 2021, membuat banyak pihak yang kecewa.

Seperti yang dialami  oleh kiper Madura United, M Ridho.

Diketahui, penundaan kompetisi Liga 1 2021 ini berlangsung hingga akhir Agustus 2021.

"Sebenarnya saya sangat kecewa, karena kita bisa lihat waktu kita mengikuti Piala Menpora 2021 kemarin, kami mengikuti prokes yang sangat ketat," kata M Ridho Djazulie pada Surya.co.id ( grup TribunMadura.com ), Senin (12/7/2021).

"Sebelum pertandingan, paginya kami harus diswab antigen. Setelah itu kami berangkat ke stadion, kami harus cek suhu, pakai masker, pemain yang tidak masuk dalam line up waktu itu tidak boleh datang ke stadion," tambahnya.

Prokes yang diterapkan selama Piala Menpora 2021 dinilai M Ridho sudah cukup untuk tetap bisa menggulirkan kompetisi di tengah pandemi.

Baca juga: Kiper Madura United Akui Penundaan Kompetisi Liga 1 Bikin Fisik, Mental dan Psikisnya Terdampak

Terbukti, akibat prokes yang ketat, bergulirnya Piala Menpora 2021 kemarin tak berdampak pada peningkatan kasus Covid-19.

"Mungkin bahkan banyak pemain, pelatih, pasti juga setuju seharusnya kompetisi tetap dijalankan," katanya.

Tak hanya kecewa penundaan kick off, ia juga berharap, cerita musim lalu, yakni pemberhentian kompetisi di tengah jalan setelah sebelumnya ditunda berulang-ulang, tidak terjadi kembali.

"Harapan saya semoga jangan sampai terulang, karena banyak sekali orang-orang yang bergantung di sepak bola, kerja di sepak bola, baik itu pemain, pelatih, official dan juga pedagang-pedagang kecil," paparnya.

"Kasihan, makanya saya harap dan mohon, mudah-mudahan kompetisi yang katanya diundur di akhir bulan Agustus betul-betul berjalan sesuai dengan rencana," tambah kiper asal Pekalongan tersebut.

Tidak hanya dari sisi pemain, M Ridho juga menilai, akibat penundaan kompetisi yang berulang-ulang terjadi sejak musim lalu, tidak sedikit klub yang harus kelimpungan dari sisi finansial.

Persiapan klub yang dilakukan dengan biaya tidak sedikit harus hilang di tengah jalan akibat penundaan kompetisi yang terjadi berulang-ulang.

"Mudah-mudahan liga cepat bergulir, karena tidak dapat dipungkiri banyak klub yang sebenarnya mungkin ada yang merugi, karena mungkin sponsor-sponsor ada yang bingung mau mencairkan dananya untuk klub masing-masing," pungkas M Ridho. (Khairul Amin/TribunMadura.com)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved