Breaking News:

Berita Malang

Promo Unik Kedai Kopi di Malang, Mulai dari Kenaikan Harga 3x Lipat untuk PNS Hingga Singgung Bansos

Yaitu membuat promo kenaikkan harga tiga kali lipat khusus aparat dan PNS sampai 20 Juli 2021. Kedai kopi ini baru buka pada 28 Juni 2011.

Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Hayu Yudha Prabowo
TERDAMPAK PPKM - Barista berbincang dengan pembeli di sebuah kedai kopi yang memasang promo harga tiga kali lipat dari harga normal untuk Aparat dan PNS di Kawasan Lowokwaru, Kota Malang, Kamis (15/7/2021). Promo harga tiga kali lipat ini menurut pemiliknya merupakan implementasi bantuan sosial untuk UKM yang terdampak aturan PPKM Darurat Jawa dan Bali. Sasaran promo PNS dan Aparat ini karena dinilai profesi tersebut mempunyai penghasilan tetap dan tidak terdampak PPKM. SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Masa PPKM Darurat membuat dunia usaha harus makin kreatif.

Seperti dilakukan oleh Atitudcoffee di JL Sunan Kalijogo Kota Malang.

Yaitu membuat promo kenaikkan harga tiga kali lipat khusus aparat dan PNS sampai 20 Juli 2021.

Kedai kopi ini baru buka pada 28 Juni 2011.

Namun kemudian ada PPKM Darurat mulai 3-20 Juli 2021.

"Sudah rencana banyak event akhirnya berantakan," kata Cahya Sinda, owner Atitudcoffee pada wartawan, Kamis (15/7/2021).

Akhirnya ia bikin promo simpel berupa itu.

Memilih aparat dan PNS karena ia mengambil contoh ayahnya yang PNS dan kakaknya yang bekerja di bidang kesehatan.

Dimana mereka tidak berdampak dari sisi penghasilan.

Yang dilakukan ini, promo itu tak sebatas potongan harga.

Tapi juga minta bansos untuk UKM.

Meski diyakini ekonomi juga turun.

Sehingga daripada ngopi mungkin lebih baik berhemat.

Dikatakan, dampak PKKM memang luar biasa.

Mungkin juga dialami kedai lainnya. 

Selama masa PPKM Darurat, pembelian hanya take away.

Tidak boleh dine in dan jam operasional hanya sampai pukul 20.00 WIB.

"Ini hanya permainan diksi ngasih promo," katanya.

Sebuah warung di Sawojajar juga mengurangi porsi makanan yang dijual.

Sebab pembelinya yaitu pegawai bank dekat warungnya pulang lebih awal.

Sehingga tidak makan siang.  (Sylvianita Widyawati/TribunMadura.com )

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved