Breaking News:

Virus Corona di Surabaya

Tinjau Vaksinasi Pesantren, Gubernur Khofifah Harap Jawa Timur Capai Herd Immunity pada Agustus 2021

Pertengahan Agustus 2021 ditargetkan masyarakat Jatim mencapai Herd Immunity dengan syarat minimal sebanyak 70 persen warga tervaksin Covid-19.

Penulis: Febrianto Ramadani | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Febrianto Ramadani
Ketua IKA Unair sekaligus Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, meninjau kegiatan Vaksinasi Jelajah Kampung dan Daerah Pesisir, Pondok Pesantren Yanabi'ul Ulum Wal Hikam, Jagir Sidoresmo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, Sabtu pagi (17/7/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com Network, Febrianto Ramadani

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menargetkan pada pertengahan bulan Agustus 2021 bulan depan, masyarakat Jawa Timur sudah mencapai Herd Immunity, dengan syarat minimal sebanyak 70 persen populasi warga Jatim harus sudah tervaksin.

Khofifah mengatakan, untuk mencapai 70 persen warga jatim tervaksin pihaknya berharap adanya percepatan suplay vaksin dari pusat.

Dalam kunjungannya Vaksinasi Jelajah Kampung dan Daerah Pesisir bersama Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR) Khofifah juga memberikan bantuan kepada masyarakat setempat berupa masker, vitamin, hand sanitizer, peralatan penyemprotan disinfektan, sembako, alat cek suhu, dan Alat Pelindung Diri.

Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat penting. Yaitu, Ketua IKA Unair sekaligus Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, Direktur RSUD Dr Soetomo, Dr Joni Wahyuhadi, Kadinkes Provinsi Jatim, Dr Herlin Ferliana, Kadindik Jatim, Wahid Wahyudi, serta pengurus IKA Unair.
Petugas Satpol PP Jatim terus mengarahkan sejumlah peserta vaksinasi tetap menerapkan protokol kesehatan Pondok Pesantren Yanabi'ul Ulum Wal Hikam, Jagir Sidoresmo, Kecamatan Wonokromo, Kota Surabaya, Sabtu pagi (17/7/2021).
Seperti memakai masker, menjaga jarak, membawa hand sanitizer, mengurangi kerumunan, dan menghindari mobilitas.
"Ini adalah kemitraan jangka panjang dengan seluruh elemen, yang bisa memaksimalkan percepatan vaksinasi. FK Unair adalah salah satu pihak yang mempunyai SDM Kesehatan sangat kuat dan jejaring luas. Sehingga, kami kemudian koordinasi bersama dekan cukup lama, FK Unair juga melakukan hal yang sama," ujar Khofifah.
Menurutnya, secara kebetulan IKA Unair baru saja selesai melakukan kongres. Sehingga, pasca mendapatkan amanat  terpilih sebagai Ketua Umum, pihaknya kemudian memulai program ini dengan menyisir kampung, dan daerah pesisir.
"Ini adalah tahap pertama. Insya Allah di Kalanganyar, Sedati, Sidoarjo tanggal 24 akan kami lakukan hal yang sama, dan beberapa daerah lain juga sudah diidentifikasi," ungkapnya.
"Kami harap bersama IKA Unair, pemerintah, dan FK Unair, program ini berseiring dengan program yang diluncurkan Presiden tiga hari lalu, percepatan vaksinasi untuk pelajar dan santri bagi anak anak usia 12 - 17 tahun," imbuhnya
Selain santri, pelajar dan anak anak, Khofifah menyebutkan, warga sekitar juga akan mendapatkan vaksin.
Mengingat, stok yang ada masih cukup, Pemprov ingin membangun partnership lebih komprehensif dan lebih kuat.
"Nantinya pada HUT RI ke 76 Agustus yang akan datang berharap bisa mencapai minimal Herd Immunity 70 persen bisa wujudkan. Percepatan vaksinasi tergantung dari percepatan dropping vaksin dari pusat," tandasnya.
Sementara itu, Pengurus IKA Unair, Mirza Muttaqien, menargetkan, sebanyak 500 orang mendapatkan suntikan vaksin.
"Mulai dari santri, santriwati, wali santri, masyarakat sekitar, dan lain sebagainya," jelasnya.
Terpisah, salah satu santri penerima vaksin, Hilmi (17), mengaku tidak merasakan rasa sakit setelah mengikuti penyuntikkan vaksin.
"Persiapannya cuma makan teratur. Harapannya semoga pandemi segera hilang, dan kembali beraktivitas normal," pungkasnya.

FOLLOW JUGA:

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved