Breaking News:

Berita Pasuruan

Prosedur Penyembelihan Hewan Kurban pada Masa Pandemi di Kota Pasuruan, Simak Imbauan Gus Ipul

Prosedur penyembelihan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha 2021 di tengah pandemi Covid-19.

Penulis: Galih Lintartika | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
TRIBUNMADURA.COM/GALIH LINTARTIKA
Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf saat memimpin rapat koordinasi menyambut Hari Raya Idul Adha di Gradika Kota Pasuruan, Minggu (18/7/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, PASURUAN - Wali Kota Pasuruan, Saifullah Yusuf ( Gus Ipul) menyampaikan prosedur penyembelihan hewan kurban saat Hari Raya Idul Adha 2021 di tengah pandemi Covid-19.

Gus Ipul mengatakan, penyembilan hewan kurban dilakukan di Rumah Potong Hewan (RPH) milik Kota Pasuruan selama 21 - 23 Juli 2021 mendatang

Dia menjelaskan, semua hewan kurban akan diperiksa sebelum (ante mortem) dan selesai disembelih (post Mmrtem) oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Pasuruan.

"Ante Mortem sudah dilakukan sekarang. Sejauh ini, hasil pengawasan dinas terkait, hewan yang diperjual belikan untuk ternak qurban sehat dan memenuhi syarat," kata Gus Ipul saat memimpin rapat koordinasi menyambut Hari Raya Idul Adha di Gradika Kota Pasuruan, Minggu (18/7/2021).

Sedangkan untuk post mortem, kata Gus Ipul, pemeriksaan daging qurban setelah dipotong atau disembelih. Rencananya dilaksanakan tanggal 20 - 23 Juli.

Baca juga: Pelaksanaan Ibadah Idul Adha 2021 Mulai Salat hingga Penyembelihan Hewan Kurban, Ini Imbauan PCNU

"Petugas pemeriksa akan dibantu modin atau panitia masjid setempat. Ini kami pastikan dagingnya aman sebelum dibagikan," paparnya.

Gus Ipul mengimbau pelaksanaan penyembelihan hewan Qurban di RPH menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah penularan Covid 19.

"Untuk menghindari kerumunan, RPH membatasi jumlah panitia Qurban yang diijinkan masuk area RPH dan mengatur jadwal penyembelihan," lanjut dia.

Menurut Gus Ipul, kapasitas pemotongan hewan kurban RPH Kota Pasuruan perhari adalah 25 ekor Sapi dan 50 ekor kambing atau Domba.

Menurutnya, hasil rapat koordinasi ini mengacu SE Gubernur Jawa Timur Nomor 451/14901/012.1/2021 tanggal 7 Juli 2021.

SE itu berisikan tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Tempat Ibadat dan Petunjuk Pelaksanaan Malam Takbiran, Shalat Idhul Adha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan qurban Tahun 1442 H/2021 di Jawa Timur. (lih)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved