Breaking News:

CPNS di Madura

Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK Ditutup, 7 Formasi di Wilayah ini Ternyata Tak Ada yang Mendaftar

Tujuh formasi CPNS 2021 dan PPPK di Kabupaten Ponorogo ternyata tidak ada peminatnya.

TRIBUNMADURA.COM/ACHMAD ZAIMUL HAQ
ilustrasi CPNS 2021 dan PPPK 

Laporan Wartawan Tribun Madura Network, Sofyan Arif Candra

TRIBUNMADURA.COM, PONOROGO - Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK di Kabupaten Ponorogo telah ditutup pada Selasa (26/7/2021).

Penutupan Pendaftaran CPNS 2021 dan PPPK di Kabupaten Ponorogo tersebut dilakukan serentak secara nasional sesuai arahan BKN (Badan Kepegawaian Negara).

Tahun ini, Pemkab Ponorogo membuka 2.063 formasi CPNS 2021 dan PPPK, dengan rincian 153 formasi CPNS, lalu 197 PPPK non guru dan 1.713 formasi PPPK guru.

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumberdaya Manusia (BKPSDM) Ponorogo, Winarko Arief Tjahjono mengatakan, tahun ini ada 6.838 pendaftar yang formulirnya telah di-submit.

Rinciannya, CPNS 2021 4.025 pendaftar, lalu PPPK guru 2.445 pendaftar, dan PPPK non guru 428 pendaftar.

Baca juga: Jadwal Pengumuman CPNS 2021 dan PPPK, Peserta Bisa Cek Hasil Seleksi Administrasi pada Link Berikut

"Dari sekian pendaftar ternyata masih ada beberapa jabatan CPNS yang pendaftarnya kosong yaitu dokter spesialis bedah syaraf, spesialis jantung, spesialis kandungan, spesialis patologi anatomi, spesialis penyakit dalam, dan Radiologi," kata Winarko, Rabu (28/7/2021).

Sedangkan untuk PPPK, formasi yang kosong pendaftarnya adalah PPPK ahli pertama penata anestesi.

Winarko juga menyampaikan, sebelum adanya perpanjangan pendaftaran CPNS dan PPPK hingga tanggal 26 Juli sebenarnya ada satu jabatan lagi yang kosong, yaitu Ahli Pertama Psikologi Klinis,

"Jadi ketika tanggal 21 kemarin pendaftar jabatan tersebut kosong. Namun ketika diperpanjang hingga tanggal 26 Juli ternyata ada yang mengisi," tambahnya.

Baca juga: Penyebab Peserta CPNS 2021 dan PPPK Dinyatakan TMS Menurut BKD, Perhatikan Syarat yang Diminta

Winarko menyebut, sejumlah formasi jabatan dokter spesialis yang kosong tersebut sudah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Sehingga menjadi catatan BKN dan dibuka kembali pada Tes CPNS dan PPPK tahun 2021 ini.

"Sebenarnya persyaratannya sudah dipermudah. Salah satunya batas akhir umurnya 40 tahun, tapi masih tetap saja kosong," jelas Winarko.

Dengan kosongnya jabatan tersebut tidak menutup kemungkinan BKPSDM Ponorogo akan kembali mengusulkan formasi tersebut ke BKN pada tes CPNS berikutnya.

Atau bisa saja BKN langsung membuka kembali formasi tersebut walaupun tidak diusulkan.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved