Breaking News:

Berita Malang

Kota Malang Krisis Nakes, Pemkot Ingin Mahasiswa Semester Akhir untuk Ditempatkan di Ruang Isoter

Terjadi krisis tenaga kesehatan di Kota Malang untuk ditempatkan di ruang isolasi terpadu ( isoter).

Penulis: Mohammad Rifky Edgar | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Dok Pemkot Malang
Wali Kota Malang, Sutiaji 

TRIBUNMADURA.COM, MALANG - Pemkot Malang mengakui mengalami krisis tenaga kesehatan di Kota Malang untuk ditempatkan di ruang isolasi terpadu ( isoter).

"Isoter ini kami kendalanya di nakes. Maka akan kami lakukan bersama-sama mulai hulunya," kata Wali Kota Malang, Sutiaji, Rabu (28/7).

"Kecerdasan dan kepiyawaian dari orang-orang yang ada di tingkat RT/RW, itu nanti yang akan menjadi petugas di sana," ucapnya.

Isoter sendiri merupakan tempat untuk melakukan isolasi mandiri bagi pasien Covid-19 di Kota Malang, yang fungsinya hampir sama dengan Safe House.

Pemkot Malang kini sedang menyiapkan isoter yang ditempatkan di masing-masing kecamatan yang ada di Kota Malang.

Baca juga: RS Persada Hospital Malang Bangun Ruang Isolasi Tambahan, Bisa Tampung 50 Bed Pasien Covid-19

Lebih lanjut, Sutiaji menyebut, cara lain yang nantinya akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Malang ialah dengan menggandeng perguruan tinggi yang memiliki fakultas kedokteran.

Tenaga kesehatan yang diterjunkan ialah mahasiswa pada semester akhir.

Hal ini, kata Sutiaji, sesuai dengan arahan dari pemerintah pusat, di mana mahasiswa semester delapan sudah bisa membantu untuk penanganan di bidang kesehatan.

"Memang kami sangat kekurangan. Upaya penambahan ini sebenarnya sudah kami umumkan bolak balik di rumah sakit. Tapi dari 20 yang daftar, yang datang hanya tiga," ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Muarif juga mengamini apa yang disampaikan oleh orang nomor satu di Kota Malang itu.

Baca juga: Disiapkan Jadi Safe House, Rusunawa UB Malang Belum Juga Difungsikan, Begini Penjelasan Sutiaji

Dia mengatakan, saat ini isoter sedang diupayakan tempatnya di lima kecamatan di Kota Malang.

Isoter tersebut difungsikan untuk masyarakat yang positif Covid-19 yang berada di wilayah tersebut.

Tidak menutup kemungkinan juga, kata dr Husnul, isoter nantinya ditempatkan di seluruh Kelurahan yang ada di Kota Malang.

"Untuk isoter ini memang sedang kami upayakan. Ini tinggal nempati saja. Tinggal nakesnya yang belum," tandasnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved