Pilpres 2024

Hasil Survei Indostrategic: Pasangan Anies-AHY Teratas Ungguli Prabowo-Puan dan Ganjar-Ridwan Kamil

Pasangan Anies-AHY ternyata berhasil mengungguli Prabowo-Puan dan Ganjar-Ridwan Kamil berdasarkan hasil survei Capres 2024 yang dibikin Indostrategic

Editor: Mujib Anwar
Kompas.com
Ganjar Pranowo, Puan Maharani, Anies Baswedan dan Prabowo Subianto 

TRIBUNMADURA.COM - Meski gelaran Pilpres 2024 masih tiga tahun lagi, sejumlah lembaga survei mulai melakukan riset dan survei untuk mengetahui, siapa nama-nama pasangan yang akan maju pesta demokrasi lima tahunan di Indonesia tersebut.

Salah satu lembaga yang melakukan survei adalah Indostrategic.

Lembaga ini berusaha memotret suara dan aspirasi masyarakat terkait siapa calon pemimpin baru yang berpeluang menjadi pengganti Joko Widodo yang sudah menjadi Presidenm RI dua periode.

Hasilnya, pasangan Anies-AHY ternyata berhasil mengungguli Prabowo-Puan dan Ganjar-Ridwan Kamil berdasarkan simulasi hasil survei Capres 2024, setelah sejumlah nama tokoh-tokoh nasional dipasangkan.

Hal ini berdasar rilis lembaga survei Indostrategic terkait simulasi pasangan calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) mengungkapkan bahwa Anies Baswedan dan Agus Harimurti Yudhoyono ( Anies-AHY ) menempati posisi teratas dengan 20,25 persen responden, berdasar hasil survei Capres 2024.

Pada posisi kedua, pasangan capres populer diisi oleh pasangan Prabowo Subianto-Puan Maharani dengan 14,65 persen.

"Mendapatkan porsi tertinggi itu adalah Anies Baswedan berpasangan dengan AHY yaitu di angka 20,25 persen.

Selanjutnya adalah Prabowo-Puan berada di urutan kedua dengan angka 14,65 persen," kata Direktur Eksekutif Indostrategic Khoirul Umam dalam rilis survei secara virtual, Selasa (3/8/2021).

Baca juga: Baliho Puan Maharani Tersebar di Berbagai Daerah, PDI Perjuangan Sebut Tak Hanya Sekadar Kampanye

Kolase foto Prabowo Subianto dan Anies Baswedan.
Kolase foto Prabowo Subianto dan Anies Baswedan. (Instagram.com/@prabowo @aniesbaswedan)

Khoirul menilai, hasil survei bahwa Anies-AHY menempati posisi pertama dikarenakan kuatnya aspirasi masyarakat untuk mendapatkan calon pemimpin yang baru.

Kendati demikian, apabila pasangan tersebut benar terwujud, dibutuhkan kerja yang sangat keras lantaran Anies tidak memiliki basis atau dukungan partai politik murni.

"Maka dia harus meyakinkan berbagai partai politik mitra, untuk memberikan dukungan politiknya, membentuk gerbong koalisi," ujar Khoirul Umam.

Sementara itu, untuk pasangan Prabowo-Puan justru dinilai memiliki basis atau dukungan partai politik yang kuat.

Oleh karena itu, menurut dia, jika mengandalkan kekuatan basis partai politik, persentase pasangan Prabowo-Puan akan terangkat lebih tinggi.

"Meski berada di urutan kedua, kalau kita lihat dari kekuatan partai politik, maka Pak Prabowo dan Mbak Puan memiliki basis mesin politik yang lebih real dan lebih kuat. Oleh karena itu ini menjadi satu dilema. Kalau misalkan kemudian kekuatan partai politik dan mesin politik menentukan, maka angka ini berpotensi ter-boosting lebih tinggi," papar dia.

Baca juga: Gerindra Jatim Terus Getol Dorong Prabowo Subianto Maju di Pilpres 2024, Siap Antar Kemenangan

Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo (istimewa)
Halaman
12
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved