Breaking News:

Berita Situbondo

Adu Mulut Berujung Bogem di Situbondo, Bermula Tetangga Korban Tak Terima Anaknya Dituduh Mencuri

Peristiwa penganiayan terhadap korban Slamet itu bermula lantara pelaku tidak terima karena anaknya dituduh mencuri buah nangka dan kelapa.

Penulis: Izi Hartono | Editor: Aqwamit Torik
pxfuel.com
Ilustrasi penganiayaan - Seorang warga dibogem tetangganya sendiri, pelaku tak terima anaknya dituduh mencuri 

TRIBUNMADURA.COM, SITUBONDO - Kasus penganiayaan yang bermula dari adu mulut terjadi di Situbondo.

Penganiayaan ini diketahui saat pelaku tak terima anaknya dituduh mencuri buah nangka dan kelapa.

Peristiwa ini terjadi di Desa Silomukti,  Kecamatan Mlandingan, Situbondo.

Korbannya adalah Slamet (59) yang mengalami luka robek di bagian pelipis kirinya.

Informasi TribunMadura.com, peristiwa penganiayan terhadap korban Slamet itu bermula lantara pelaku tidak terima karena anaknya dituduh mencuri buah nangka dan kelapa.

Sehingga Haki mendatangi rumah korban dan  sempat terjadi adu mulut dengan korban.

Namun percekcokan keduanya berhasil dilerai oleh warga dan pelaku sempat pulang ke rumahnya. 

Baca juga: Videonya Viral, Kini Pengemudi Pajero Penganiaya Sopir Truk Kontainer Ditangkap, ada yang Palsu

Namun,  beberapa menit kemudian pelaku kembali lagi ke rumah korban dan langsung mengarakan bogeman mentah kearah pelipis korban hingga robek. 

Korban yang tidak terima, langsung melaporkan kasus penganiayaan ke Mapolsek Mlandingan. 

Kapolsek Mlandingan,  AKP Hasan membenarkan adanya laporan pemganiayaan tersebut. 

"Memang ada laporan itu,  dan sekarang sudah lidik, " ujar  AKP Hasan kepada Surya saat di Mapolres Situbondo

AKP Hasan menjelaskan, peristiwa pengadiayaan itu terjadi karena terlapor tidak terima karena anaknya dituduh mencuri buah nangka dan kelapa oleh korban

"Hari ini terlapor akan dimintai keterangannya, "pungkasnya.  (TribunMadura.com/Izi Hartono)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved