Kamis, 16 April 2026

Diduga Overdosis Obat Kuat Usai Berkencan, Kakek Ambruk Sambil Pegang Dada, Simak Kronologinya

Dari keterangan AA (40), saksi sekaligus teman kencan korban, pada pukul 09.00 WITA korban mengajak check in di salah satu hotel

Editor: Aqwamit Torik
Thinkstock
ILUSTRASI seorang kakek tewas usai berhubungan, diduga overdosis obat kuat 

TRIBUNMADURA.COM - Seorang kakek ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di sebuah kamar hotel di Jalan Pulau Kalimantan, Kelurahan Pelabuhan, Samarinda, Kalimantan Timur, Sabtu (28/8/2021).

Diketahui, kakek berinisial SL (51) itu tewas usai hubungan badan dengan teman kencannya.

Kejadian tewasnya kakek tersebut dilaporkan teman kencannya, karena korban ambruk usai berkencan.

Sang kakek diduga karena overdosis obat kuat.

Pasalnya, di dalam kamar ditemukan obat kuat dengan dosis tinggi.

Dari keterangan AA (40), saksi sekaligus teman kencan korban, pada pukul 09.00 WITA korban mengajak check in di salah satu hotel di kawasan tersebut.

Baca juga: Menko Polhukam Mahfud MD Temui Tokoh Madura Sedunia Via Virtual, Simak Hal yang Mereka Bahas

Kemudian pada pukul 09.45 WITA, mereka lantas memasuki kamar bernomor 117 lantai 2 hotel.

AA mengaku dirinya dan korban sempat mengobrol, lalu pada pukul 10.00 WITA korban dan AA lantas melakukan hubungan layaknya suami istri di ujung kasur.

"Pas selesai kita mau baring, eh saya lihat matanya sudah melotot sambil pegang dadanya dan ambruk," jelas AA.

Melihat keadaan tersebut, AA langsung berlari ke bagian resepsionis dan melaporkan kondisi korban.

"Jadi saya langsung menghubungi Ketua RT 02 untuk menghubungi pihak kepolisian," tutur Ilung (38), seorang resepsionis, kepada petugas yang hadir.

Mendengar laporan tersebut, pukul 10.30 WITA, Unit Inafis Polresta Samarinda dibantu PMI dan para relawan Kota Samarinda langsung terjun ke lokasi kejadian untuk proses evakuasi.

Dari hasil penyelidikan di lokasi kejadian, Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi menegaskan tidak ada tanda-tanda kekerasan di tubuh korban.

Namun, Aipda Harry Cahyadi menjelaskan di salah satu sudut ruang kamar hotel tersebut ditemukan sebotol obat kuat khusus lelaki.

"Jadi dugaan sementara korban overdosis karena obat itu dosisnya tinggi, tapi jantungnya tidak kuat. Jadi mendadak kena serangan jantung," jelas Aipda Harry Cahyadi.

Sumber: Tribun Kaltim
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved