Jumat, 17 April 2026

Wabah Virus Corona

Mengenal Badai Sitokin, Berikut Gejala yang Sering Dirasakan Pasien Covid-19, Simak Juga Penyebabnya

Cytokine storm atau Badai Sitokin, pada pengidap Covid-19 mengakibatkan kegagalan fungsi organ sampai kematian apabila terlambat mendapat penanganan.

Editor: Elma Gloria Stevani
KOMPAS.com/Akbar Bhayu Tamtomo
Badai Sitokin adalah salah satu komplikasi yang dapat bersifat fatal yang dapat dialami oleh pasien Covid-19. 

TRIBUNMADURA.COM - Belakangan ini ramai diperbincangkan mengenai badai Sitokin bagi pasien positif Covid-19. Namun, ada baiknya kenali dahulu apa itu badai Sitokin.

Badai Sitokin adalah salah satu komplikasi yang dapat bersifat fatal yang dapat dialami oleh pasien Covid-19.

Atau reaksi abnormal sistem Imun tubuh, akibat terlalu banyak memproduksi protein kekebalan yang bernama Sitokin.

Hal ini juga dikenal dengan istilah Sindrom Sitokin Rilis (CRS) atau Sindrom Badai Sitokin (CSS).

Kondisi ini perlu diwaspadai dan perlu segera ditangani dengan tepat dan cepat.

Cytokine storm atau Badai Sitokin, pada pengidap Covid-19 dapat mengakibatkan kegagalan fungsi organ sampai kematian apabila terlambat mendapat penanganan.

Orang yang mengalami sindrom badai sitokin, sitokin tertentu hadir dalam darah dalam jumlah lebih tinggi.

Pada pasien Covid-19, peningkatan beberapa sitokin inflamasi terlibat dalam pengembangan sindrom gangguan pernapasan akut, penyebab utama kematian pada orang yang berurusan dengan Covid-19.

Secara garis besar, badai sitokin adalah riam respons imun yang berlebihan penyebab masalah serius.

Sindrom badai sitokin mengacu pada sekelompok kondisi medis ketika sistem kekebalan memproduksi terlalu banyak sinyal inflamasi, kadang-kadang menyebabkan kegagalan organ dan kematian.

Ilustrasi pasien covid-19
Ilustrasi pasien covid-19 (Istimewa/TribunLombok.com)

Very Well Health mewartakan, badai sitokin bukanlah penyakit, melainkan masalah medis serius yang dapat terjadi karena beberapa penyebab tertentu.

Kondisi ini juga kadang-kadang disebut sindrom pelepasan sitokin, CRS, atau hanya badai sitokin.

Terdapat berbagai jenis stokin dengan fungsi yang berbeda-beda.

Beberapa membantu merekrut sel-sel kekebalan lainnya, sementara yang lainnya membantu dengan produksi antibodi atau sinyal rasa sakit.

Beberapa membuat pembekuan darah lebih mudah.

Sumber: Tribun Batam
Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved