Breaking News:

Berita Banyuwangi

Ada Praktik Jasa Pemalsuan Hasil Tes Swab Antigen, Satgas Perketat Pemeriksaan di Pelabuhan Ketapang

Polisi menemukan praktik pembuatan hasil tes swab antigen palsu di Kabupaten Banyuwangi.

TRIBUNMADURA.COM/HAORRAHMAN
Satgas Penanganan Covid-19 saat melakukan patroli PPKM Darurat di Pelabuhan Ketapang beberapa waktu lalu. 

TRIBUNMADURA.COM, BANYUWANGI - Satgas Penanganan Covid-19 Banyuwangi memperketat jalur penyeberangan laut di Pelabuhan Ketapang, Kabupaten Banyuwangi.

Hal itu dilakukan menyusul ditemukannya praktik pembuatan hasil tes swab antigen palsu.

Wakil Ketua Satgas Covid-19 Banyuwangi, Letkol Inf Yuli Eko Purwanto mengatakan, pengetatan pemeriksaan personel dilakukan setelah adanya evaluasi dari Satgas.

"Kami lakukan evaluasi bersama. Sangat perlu dilakukan pengetatan," kata Eko, Kamis (2/9).

"Sebab beberapa dari penumpang ada yang bisa lolos dari pemeriksaan di Pelabuhan Ketapang dan menyeberang ke Gilimanuk, Bali," sambung dia.

Baca juga: Praktik Pembuatan Surat Tes Swab Antigen Palsu di Banyuwangi Dibongkar, Polisi Ungkap Modus Pelaku

Dalam kasus itu, polisi menangkap tiga pelaku pembuat surat tes swab antigen palsu di Kabupaten Banyuwangi, yang digunakan sebagai syarat penyeberangan di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan pengetatan pemeriksaan di Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi untuk mengantisipasi adanya kembali pemalsuan surat bebas Covid-19.

Ini karena disinyalir masih ada oknum-oknum tak bertanggungjawab memanfaatkan masa pandemi dengan cara yang tak halal.

"Kami lakukan pengetatan pemeriksaan. Selain dari KKP dan petugas pelabuhan, kita tambah dari TNI-Polri," ujarnya.

Pengetatan pemeriksaan meliputi barcode dan klinik yang mengeluarkan surat rapid test antigen tersebut.

Sebab diduga para pelaku dan jaringannya sudah beroperasi selama tiga bulan terakhir.

Rilis kasus praktik pembuatan surat tes swab antigen palsu di Polresta Banyuwangi, Kamis (2/9/2021).
Rilis kasus praktik pembuatan surat tes swab antigen palsu di Polresta Banyuwangi, Kamis (2/9/2021). (TRIBUNMADURA.COM/HAORRAHMAN)

Ia menduga sudah ada seratusan rapid test palsu yang dijual kepada warga di Pelabuhan Ketapang.

"Tentu pemeriksaan barcode dan klinik yang mengeluarkan," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan Polresta Banyuwangi berhasil membongkar praktik pembuatan dokumen tes rapid antigen palsu.

Polisi berhasil menangkap 3 pelaku yang menjalani bisnis nakal ini. Sementara satu orang masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). (Haorrahman)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved