Berita Pamekasan
Berkat Program WUB, Penjualan Sepatu Pengrajin di Pamekasan Laris Manis hingga ke Luar Madura
Sebagian besar peserta yang telah mengikuti pelatihan Program wirausaha baru (WUB) telah mampu menjalankan usahanya dengan baik.
Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Ayu Mufidah Kartika Sari
Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian
TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Program wirausaha baru (WUB) gagasan Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam mulai dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.
Sebagian besar peserta yang telah mengikuti pelatihan tersebut telah mampu menjalankan usahanya dengan baik.
Satu di antara usaha hasil program WUB yang saat ini berjalan adalah UD Rajjha Makmur Sentosa.
Penjualan usaha yang bergerak di bidang produksi sepatu tersebut telah merambah beberapa daerah.
Tidak hanya di Kabupaten Pamekasan, UD Rajjha Makmur Sentosa mampu menjual produknya ke daerah Sampang dan Sumenep.
Baca juga: BERITA MADURA TERPOPULER HARI INI Pembangunan Jalan Tol Trans Madura hingga Harga Tembakau Naik
"Kemarin kami sempat mengirim dan menjual ke daerah Kalimantan. Alhamdulillah sudah banyak produksinya," kata perajin sepatu sekaligus Manajer UD. Rajjha Makmur Sentosa, Bahrul kepada TribunMadura.com, Jum'at (3/9/2021).
"Tapi kami tidak bisa menghitung jumlahnya berapa," ujar dia.
Dirinya menceritakan, awal mula mengikuti pelatihan pembuatan sepatu pada tahun 2019 ke daerah Mojokerto berkat fasilitasi yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan.
Hasil dari pelatihan itu membuat dirinya bisa menjalankan usahanya.
"Saya sampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam. Dan kami juga sampaikan terima kasih kepada Bank Mandiri yang telah memberikan bantuan alat kepada kami," ungkapnya.
WUB merupakan program prioritas Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam di bidang ekonomi.
Program itu memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengikuti pelatihan sesuai yang diinginkan, setelah pelatihan selesai Pemkab Pamekasan juga memberikan bantuan modal dengan bunga nol persen.
Pemerintah daerah juga memberi bantuan alat melalui dana corporate social responsibility (CSR) bekerja sama dengan beberapa perusahaan.
Bahkan, pemkab menfasilitasi pemasarannya baik online maupun offline untuk memudahkan para pelaku usaha menjual produknya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/perajin-sepatu-jebolan-peserta-wub-pamekasan.jpg)