Berita Kediri

Hampir Bebas dari Penjara Pria ini Malah Kembali Berulah, Terjerat Sindikat Percobaan Penyelundupan

Parwanto, warga binaan Lapas kelas II A Kediri kesandung lagi kasus percobaan penyelundupan narkotika ke dalam lapas.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Aqwamit Torik
Freepik
Ilustrasi borgol 

TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Menjelang bebas dari penjara, pria ini malah berbuat ulah.

Parwanto, warga binaan Lapas kelas II A Kediri kesandung lagi kasus percobaan penyelundupan narkotika ke dalam lapas.

Akibatnya Parwanto bakal lebih lama lagi meringkuk dalam sel penjara lapas.

Padahal masa hukumannya di lapas sebenarnya tinggal 15 hari lagi.

Ario Galih Maduseno, Kepala Kesatuan Pengamanan Lapas kelas II A Kediri menjelaskan, sebenarnya Parwanto sudah menjalani masa akhir hukumannya terkait kasus lakalantas.

"Sebenarnya hukuman pelaku tinggal 15 hari lagi. Sehingga dia mendapatkan asimilasi keluar lapas," jelasnya, Senin (6/9/2021). 

Namun Parwanto malah berkomplot hendak menyelundupkan narkotika ke dalam lapas.

Baca juga: Akibat Perbuatan Sang Cucu, Nenek di Ponorogo Meninggal Dunia,Tetangga Dengar Teriakan Anak Korban

Penyelundupan dilakukan dengan memasukkan narkotika jenis sabu-sabu, pil dobel L dan extasi di duburnya. 

Parwanto merupakan satu dari tiga orang warga binaan Lapas Kediri yang terlibat  percobaan penyelundupan narkotika.

Dua pelaku lainnya Sukarji dan Rino.

Sama seperti Parwanto, Sukarji juga mendapat progam asimilasi karena beberapa bulan lagi bakal bebas setelah menjalani hukuman terkait tindak kekerasan terhadap anak.

Sementara Rino diduga pelaku yang ikut mengatur percobaan penyelundupan narkotika ke dalam lapas.

Modus penyelundupan ini dilakukan komplotan Parwanto setelah mendapatkan narkotika saat menjalani asimilasi diluar lapas. 

Namun pelaku tidak menyadari gerak geriknya ternyata telah diintai kamera pengawas petugas lapas.

Sehingga saat pelaku menyembunyikan sesuatu di tubuhnya ketahuan petugas.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved