Breaking News:

Virus Corona di Kota Blitar

Kota Blitar Masih Terapkan PPKM Level 4, Wali Kota Santoso Berharap Turun: Sudah Masuk Zona Oranye

Kota Blitar belum pernah turun dari PPKM level 4. Wali Kota Santoso berharap penurunan level untuk Kota Blitar.

Penulis: Samsul Hadi | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Samsul Hadi
Wali Kota Blitar Santoso saat ditemui wartawan, Senin (6/9/2021). 

TRIBUNMADURA.COM, BLITAR - Kota Blitar masih belum keluar dari penerapan PPKM Level 4 di masa pandemi Covid-19. 

Kota Blitar termasuk satu dari empat daerah di Jatim yang masih menerapkan PPKM Level 4 hingga sekarang. 

Sedang tiga daerah lain yang masih menerapkan PPKM Level 4, yaitu, Kabupaten Blitar, Ponorogo, dan Magetan. 

Menanggapi hal itu, Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan yang menentukan status level dalam pelaksanaan PPKM di daerah yaitu pemerintah pusat. 

Mestinya, kata Santoso, kalau melihat beberapa indikator perkembangan kasus Covid-19 di Kota Blitar sudah mengalami penurunan. 

Menurutnya, jumlah warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 sudah turun. 

Tingkat keterisian tempat tidur ruang isolasi di RS juga sudah menurun. 

Jumlah pasien yang meninggal berkurang. Penghuni di Tempat Isolasi Terpusat dan Rumah Isolasi juga berkurang. 

"Kota Blitar juga sudah masuk zona oranye. Mestinya tidak lama akan turun ke level 3. Kita berdoa saja agar Kota Blitar turun di level 3. Kalau melihat indikator sudah saatnya Kota Blitar turun level 3," kata Santoso, Senin (6/9/2021). 

Dikatakannya, Kota Blitar sudah melakukan berbagai upaya untuk mengendalikan kasus Covid-19. 

Sekarang, Kota Blitar sudah mewajibkan warga yang terkonfirmasi positif Covid-19 baik yang gejala ringan dan gejala sedang untuk isolasi di Tempat Isolasi Terpusat dan Rumah Isolasi. 

"Sekarang sudah tidak ada lagi warga positif Covid-19 yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Ini bagian upaya menekan penularan Covid-19," ujarnya. 

Dikatakannya, saat ini, yang perlu ditingkatkan yaitu pelaksanaan testing dan tracing. 

Pelaksanaan testing dan tracing perlu ditingkatkan lagi untuk mendeteksi warga yang terkonformasi positif Covid-19. 

"Kalau testing dan tracing ditingkatkan, warga yang terkonfirmasi bisa segera dideteksi dan diberi pengobatan. Dengan begitu tingkat penularan bisa ditekan," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved