Breaking News:

Berita Kediri

Penyelundupan Narkoba di Lapas Kediri Terbongkar, Penghuni Simpan Sabu dan Pil Dobel L Dalam Dubur

Petugas Lapas Kediri menyisir kebun kangkung dan menemukan bungkusan mencurigakan. Penyelundupan narkoba jenis sabu akhirnya terbongkar.

Penulis: Didik Mashudi | Editor: Elma Gloria Stevani
TribunMadura.com/Didik Mashudi
Tiga pelaku penyelundupan narkotika diamankan petugas Lapas Kelas 2 Kediri berikut barang bukti yang diamankan, Sabtu (4/9/2021) sekitar pukul 16.00 WIB. 
TRIBUNMADURA.COM, KEDIRI - Berbagai cara dilakukan penyelundupan narkoba untuk mengelabui petugas lapas.
Namun, petugas juga tak ingin kalah.
Terbaru, kejelian petugas Lapas Kediri Kanwil Kemenkumham Jatim berhasil menggagalkan penyelundupan paket diduga narkotika jenis sabu dan pil psikotropika.

Penggagalan penyelundupan barang haram ke lapas itu terjadi kemarin sore (4/9/2021).

Petugas Seksi Kegiatan Kerja Lapas Kediri yang bertugas di Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kediri menemukan benda mencurigakan di area kebun kangkung.

Pada pagi buta, sebelum kegiatan pembinaan dilakukan, petugas menyisir kebun kangkung dan menemukan bungkusan mencurigakan.

Barang mencurigakan itu dibungkus dengan bungkus rokok. Diduga paket tersebut dilempar orang tak dikenal dari luar area Sarana Asimilasi dan Edukasi.
Kini, ketiga pelaku yang berkomplot melakukan penyelundupan telah diamankan.
Kalapas Kediri Asih Widodo dalam rilisnya menjelaskan, kasus percobaan penyelundupan narkotika terjadi pada Sabtu (4/9/2021) sekitar pukul 16.00 WIB.
Modus pelaku menyelundupkan barang terlarang yang masuk melalui warga binaan pekerja asimilasi ladang pertanian di luar Lapas.
Kejadian bermula informasi dari petugas pengamanan yang bekerja sama dengan seksi kegiatan kerja. Petugas saling mengawasi 2 orang warga binaan pekerja pertanian luar lapas yang disinyalir akan menyelundupkan narkoba ke dalam Lapas.
Selanjutnya staf kegiatan kerja mengintai gerak gerik 2  orang warga binaan masing-masing Parwanto dan Sukarji menggunakan video.
Dari pengintaian video tersebut diduga keduanya saling bekerja sama menyimpan barang mencurigakan yang diduga narkoba.
Petugas selanjutnya menyampaikan informasi tersebut kepada pimpinan  terkait barang terlarang yang mencurigakan.
Kemudian dilakukan penggeledahan secara intensif kepada warga binaan pekerja pertanian ketika memasuki kembali ke dalam Lapas sebanyak 13 orang.
Petugas melakukan interogasi kepada warga binaan yang disinyalir membawa barang terlarang tersebut yakni Sukarji bin Kandim dan Parwanto bin Matalyan.
Setelah melakukan pengembangan informasi didapati keterlibatan satu  orang pelaku lagi atas nama  Rino.
Dari hasil interogasi Parwanto mengakui bahwa narkotika disimpan di kamar mandi di dalam area asimilasi luar Lapas. 
Selanjutnya petugas melakukan pemeriksaan di kamar mandi area asimilasi pertanian luar Lapas.
Kemudian warga binaan tersebut mengakui bahwa barang terlarang tersebut disimpan pada dubur. 
Sehingga petugas melakukan pengeluaran barang terlarang dari dalam dubur pelaku.
Petugas Lapas kemudian melaporkan temuan tersebut ke Satresnarkoba Polres Kediri Kota. Kemudian isi bungkusan dilakukan pemeriksaan bersama anggota Satresnarkoba.
Dari hasil pemeriksaan bungkusan berisi kristal putih narkotika jenis sabu-sabu satu paket beserta plastik pembungkus seberat 3,86 gram.
Kemudian pil psikotropika warna putih sebanyak 9 butir dan pil dobel L.
Pengusutan kasusnya saat ini dilakukan Satresnarkoba Polres Kediri Kota.
Petugas Lapas Kediri sebelumnya telah beberapa kali menggagalkan percobaan penyelundupan narkotika ke dalam lapas dengan cara diroket atau dilempar pelaku dari luar lapas.
Namun bungkusan berisi narkoba tidak sampai jatuh ke dalam area lapas karena tersangkut pada kawat berduri yang ada di atas tembok lapas.
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved