Jepang Masih Menjajah, Tapi Kenapa Membentuk BPUPKI dan PPKI? Simak Alasannya
BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia dibentuk oleh Jepang dengan maksud untuk mencapai kemerdekaan Indonesia.
Lalu pada 1 Maret 1945, di ambang kekalahan itu, Letnan Jendral Kumakici Harada, pimpinan pemerintah pendudukan Jepang di Jawa, mengumumkan hal mengejutkan.
Di mana BPUPKI dibentuk dengan anggota sebanyak 60 orang.
Tujuannya untuk menyelidiki hal-hal penting menyangkut pembentukan negara Indonesia merdeka.
Dokter K.R.T. Radjiman Wediodiningrat dipilih sebagai Ketua BPUPKI.
Sementara Wakil Ketua BPUPKI adalah Ichibangase Yosio (orang Jepang) dan Raden Pandji Soeroso.
Setelah BPUPKI dibubarkan, lahirkan PPKI.
PPKI merupakan singkatan dari Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dan dalam bahasa Jepang disebut dengan Dokuritsu Zyunbi Inkai.
PPKI adalah panitia yang bertugas untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia, yang sebelumnya sudah dilakukan BPUPKI.
Di PPKI, tidak ada orang Jepang.
Semua anggota PPKI dihuni oleh tokoh-tokoh nasional Indonesia.
Sehingga berbeda dengan BPUPKI, tujuan PPKI mulai lepas dari campur tangan Jepang.
Lalu setelah melaksanakan tugasnya dan berhasil mewujudukan kemerdekaan Indonesia, PPKI resmi dibubarkan pada 29 Agustus 1945.
Pembubaran PPKI bersamaan dengan pembentukan dan pelantikan Komite Nasional Indonesia Pusat dan Provinsi untuk melanjutkan rencana tata pemerintahan selanjutnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/madura/foto/bank/originals/sidang-resmi-bpupki.jpg)