Breaking News:

Berita Pamekasan

DPMD Pamekasan dan Bea Cukai Madura Kenalkan Ciri-Ciri Rokok Ilegal, Masyarakat Wajib Tahu

Sasaran pemberian edukasi kali ini menyasar tokoh masyarakat, petani tembakau, dan para perangkat Desa Ragang, Kecamatan Waru, Pamekasan

Penulis: Kuswanto Ferdian | Editor: Aqwamit Torik
TribunMadura.com/Kuswanto Ferdian
Humas Bea Cukai Madura, Tesar Pratama saat mengedukasi masyarakat perihal pentingnya penggunaan cukai di Balai Desa Ragang, Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Madura, Jumat (24/9/2021). 

Laporan Wartawan TribunMadura.com, Kuswanto Ferdian

TRIBUNMADURA.COM, PAMEKASAN - Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Pamekasan, dan Bea Cukai Madura mengedukasi masyarakat perihal dampak rokok ilegal.

Sasaran pemberian edukasi kali ini menyasar tokoh masyarakat, petani tembakau, dan para perangkat Desa Ragang, Kecamatan Waru, Pamekasan, Jumat (24/9/2021).

Humas Bea Cukai Madura, Tesar Pratama menjelaskan, Bea Cukai Madura bersama Pemkab Pamekasan memang secara rutin menggelar penyampaian informasi terkait cukai kepada masyarakat dengan cara melaksanakan sosialisasi di berbagai daerah. 

Dalam kegiatan sosialisasi ini, Bea Cukai Madura memberikan edukasi kepada masyarakat terkait manfaat cukai, pemanfaatan Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT), serta dampak rokok ilegal bagi masyarakat

"Kami ingin masyarakat punya wawasan untuk mengetahui terkait pentingnya cukai bagi masyarakat," kata Tesar Pratama kepada TribunMadura.com.

Baca juga: Evakuasi Dramatis Lubang Buaya Peristiwa G30S/PKI, Sebuah Sumur Tua Saksi Bisu Kekejaman Masa Lalu

Menurut dia, tujuan dari pemberian edukasi ini untuk meningkatkan wawasan masyarakat terkait pentingnya dan manfaat cukai, serta pemanfaatan DBHCHT bagi kepentingan masyarakat, dan bahaya rokok ilegal

Setelah diberikan edukasi, pihaknya berharap masyarakat tidak terlibat dalam industri rokok ilegal baik terkait produksi atau penyebaran rokok ilegal.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Pamekasan, Achmad Faisol mengaku, saat penyampaian sosialisasi, dijelaskan pula ciri-ciri rokok ilegal agar masyarakat bisa dengan mudah membedakan mana rokok yang legal dan mana rokok yang ilegal. 

"Adapun ciri-ciri rokok ilegal, yaitu rokok tanpa pita cukai (polos), rokok dengan pita cukai palsu, rokok dengan pita cukai bekas, dan rokok dengan pita cukai yang salah peruntukan," kata Faisol.

Selain itu juga dijelaskan upaya-upaya yang telah dilaksanakan oleh bea Cukai Madura mulai dari Operasi pasar, Operasi Besama serta Sosialisasi kepada masyarakat.

Faisol berjanji, Pemkab Pamekasan dan Ba Cukai Madura tidak akan pernah berhenti mengedukasi masyarakat untuk terus bersama-sama turut andil mengurangi angka rokok ilegal

"Selain itu, dilaksanakannya kegiatan ini diharap mampu menambah wawasan masyarakat terkait ketentuan di bidang Kepabeanan dan Cukai," harapnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved