Breaking News:

Berita Surabaya

Lapas 1 Surabaya Geledah Blok Hunian, Temukan Sajam, Kompor hingga Gergaji, Begini Respon Kalapas

Kanwil Kemenkumham Jatim masih menemukan berbagai macam benda berbahaya saat melakukan pembersihan barang bawaan para penghuni blok hunian di Lapas 1

Penulis: Luhur Pambudi | Editor: Samsul Arifin
ISTIMEWA/TRIBUNMADURA.COM
Deretan temuan barang bukti benda berbahaya di Blok Hunian Lapas 1 Surabaya 

TRIBUNMADURA.COM, SURABAYA - Kanwil Kemenkumham Jatim masih menemukan berbagai macam benda berbahaya saat melakukan pembersihan barang bawaan para penghuni blok hunian di Lapas 1 Surabaya, Sabtu (25/9/2021) malam.

Berbagai macam benda berbahaya yang dimaksud mulai dari kompor minyak tanah, 1 alat pemanas air listrik. Perkakas instalasi listrik liar berupa alat colokan lengkap dengan kabelnya.

Kemudian, ada benda senjata tajam (Sajam) rakitan, seperti 3 pisau, ada juga 6 gunting. Benda pemicu api, seperti 5 korek api gas.

Selanjutnya, benda tuas pengungkit, 7 obeng, dan 1 Tang. Benda tumpul, 6 sendok berbahan stainless steel. Benda elektronik, 5 ponsel, 2 alat pengisi daya, dan 1 kipas portabel. Dan, alat pemotong, 1 gergaji kayu dan 1 gergaji besi.

Semua temuan itu, diperoleh setelah melakukan penyisiran di blok khusus warga binaan kasus narkotika yang dihuni 524 orang itu, kurun waktu dua jam.

Baca juga: Kakanwil Kemenkumham Jatim Terkesan dengan Perkembangan Pembangunan Sumenep, ini yang Dikagumi

Proses penggeledahan dan pembersihan barang mencurigakan berbahaya itu, melibatkan lima tim dengan mendayagunakan 150 orang personel gabungan, dari Satops Patnal Pemasyarakatan Korwil Surabaya, Polri dan Militer.

Kepala Lapas 1 Surabaya Gun Gun Gunawan menegaskan, para petugas senantiasa mengedepankan pendekatan humanis selama melakukan penggeledahan.

Tentunya, selama kegiatan tersebut selalu menjaga etika, tidak arogan, sehingga tidak membuat kegaduhan. 

"Walaupun Lapasnya luas saya harap tidak mempengaruhi semangat kita dalam menertibkan barang-barang terlarang," ujar Gun Gun Gunawan di Lapas 1 Surabaya.

Keselamatan warga binaan adalah prioritas utama Lapas 1 Surabaya. Sehingga, adanya temuan benda seperti kompor dan instalasi listrik liar di dalam blok sangat membahayakan, karena berpotensi memicu adanya kebakaran.

Terkait temuan benda pemotong berupa gergaji, Gun Gun mengungkapkan, pihaknya akan melakukan tindak lanjut hal tersebut.

Mulai dari memeriksa warga binaan si pemilik benda tersebut. Hingga memeriksa kondisi bangunan inventaris keamanan lapas, yang diduga telah dirusak untuk melakukan kegiatan yang mengacaukan ketertiban dan keamanan lapas.

"Regu pengamanan akan kami sebar untuk memastikan tidak ada pengerusakan, mengingat lapas ini luasnya 17 hektar dan penghuninya mencapai 2.000 orang," jelasnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenkumham Jatim Krismono mengatakan, kegiatan rutin tersebut menjadi upaya pihaknya untuk mewujudkan lapas atau rutan yang 'Zero Halinar', yakni handphone, pungli dan narkotika.

 “Agar lebih transparan, kami mengajak stakeholder untuk terlibat langsung dalam penggeledahan,” ujar Krismono.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved